Daftar Makanan yang Dilarang untuk Anjing dan Kucing

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seekor anak Anjing memeluk dengan mesra anak kucing layaknya adik kakak di rumah Kucing dan Anjing Battersea, London, Inggris. dailymail.co.uk

    Seekor anak Anjing memeluk dengan mesra anak kucing layaknya adik kakak di rumah Kucing dan Anjing Battersea, London, Inggris. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Layaknya manusia, hewan peliharaan, khususnya anjing dan kucing, juga tak boleh sembarangan mengkonsumsi makanan. Sebab, penganan yang masuk ke dalam tubuh akan berpengaruh terhadap pencernaan. Ada beragam jenis makanan yang harus diketahui pemilik supaya hewan peliharaan mereka tak terserang penyakit, seperti batu ginjal atau komplikasi lainnya.

    Investasi Emas

    Dokter hewan Nyoman Sakyarsih menjelaskan makanan apa saja yang dilarang bagi anjing dan kucing. Pertama, paracetamol. Bukan aneh bila mendapati orang memberikan obat demam buat manusia ini kepada hewan peliharaannya. Nyomi –begitu Nyoman biasa disapa, dengan tegas melarangnya. “Paracetamol bisa berdampak buruk bagi hati anjing dan kucing,” kata Nyomi dalam acara Purina Pro Plan Boot Camp Berbagi Metode Bermain dan Berlatih untuk Optimalkan Kesejahteraan Hewan Kesayangan di Senayan, Minggu, 6 November 2016,

    Pantangan kedua adalah ikan mentah. Sama seperti manusia, mengkonsumsi ikan yang belum diolah harus dipertimbangkan. Sebab, bakteri bersembunyi pada daging ikan yang masih mentah. Bila sering diberikan kepada anjing atau kucing dan dibiarkan berlarut-larut, bakal berakibat buruk bagi pencernaan.

    Ketiga, jangan berikan susu manusia. Kenapa? Susu manusia memiliki kandungan lakosa yang cukup tinggi. Nutrisi ini tidak cocok diberikan untuk anjing dan kucing. Selain susu, minuman yang tak boleh diberikan kepada si kaki empat penghuni rumah ini adalah anggur, kafein, cokelat, minuman beralkohol, dan makanan yang mengandung kismis.

    Keempat, nasi. Kini menjadi pemandangan yang lumrah jika pemelihara memberikan nasi ke kucing. Menurut Nyomi, mulai sekarang, kebiasaan itu harus dihentikan karena berbahaya untuk pencernaannya. “Mungkin nasi untuk anjing masih boleh diberikan sesekali bila ingin menggemukkan tubuhnya, tapi saya sarankan lebih baik jangan,” kata Nyomi. “Apalagi untuk kucing karena kucing itu karnivora sejati. Jadi harus di-stop mulai sekarang.”

    Yang tak kalah penting, kelima, adalah camilan. Terkadang, lantaran iseng, atau saking sayangnya terhadap binatang peliharaan, pemilik memberikan snack semisal kue basah atau kacang kulit. Menurut Nyomi, asalkan sudah mendapatkan nutrisi yang cukup, maka tak perlu lagi memberikan makanan pendamping.

    “Saya tidak menyarankan camilan model apa pun karena rentan terhadap kondisi perut mereka (anjing dan kucing). Bisa-bisa malah akan kaget,” tuturnya. Kalaupun terpaksa harus memberi camilan, pilih panganan yang warnanya tidak terlalu mencolok. Pada dasarnya, memelihara hewan sama seperti merawat anak sendiri. Pemilik harus memberi makanan yang berkualitas. Membuat mereka tetap sehat hingga usia lanjut juga menjadi tugas yang tak boleh diabaikan.

    FRANCISCA

    Berita lainnya:
    7 Kiat Sukses Wawancara Kerja dalam Bahasa Inggris
    Kenali Tanda-tanda Karyawan Akan Resign dari Pekerjaan
    Kesalahan yang Acap Kali Dilakukan Saat Membeli Sepatu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.