Jawaban Tepat jika Anak Bertanya tentang Jerawat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita kesal dengan jerawat. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita kesal dengan jerawat. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak remaja putri panik ketika melihat wajahnya berjerawat. Bisa jadi reaksi itu muncul karena mereka belum memahami apa itu jerawat dan bagaimana cara mengatasinya. Saking geregetan ingin jerawat itu cepat hilang, tak jarang para remaja memencet jerawat hingga mengeluarkan air mata karena kesakitan.

    Kamu Tidak Menarik Lagi

    Perihal jerawat, orang tua pun sejatinya punya peran. Orang tua semestinya memberikan pengertian kepada anak remaja mereka tentang masalah yang lazim dialami dalam masa pubertas ini. Bagi mama dan papa, simaklah sepuluh informasi berikut ini tentang jerawat yang patut disampaikan kepada remaja putri dan putra Anda.

    1. Pemicu munculnya jerawat
    Penyebab munculnya jerawat bermacam-macam dan tak bisa dikontrol. Jadi, bukan karena terlalu banyak makan makanan tertentu, semisal cokelat atau pizza. Jerawat bisa muncul lantaran perubahan hormon selama masa pubertas.

    2. Jangan gampang percaya iklan
    Para remaja biasanya mudah termakan iklan. Produk penghilang jerawat yang dipromosikan di televisi mungkin memang ampuh, tapi tak bisa menghilangkan jerawat seketika setelah dioleskan seperti yang terlihat di iklan.

    3. Sebaiknya periksa ke dokter
    Bila obat seperti yang diiklankan di televisi tidak manjur, tak ada salahnya orang tua mengajak anak ke dokter. Datanglah ke ahli untuk mendapatkan resep obat jerawat seraya memeriksakan kondisi kulit anak.

    4. Lakukan perawatan setiap hari
    Jangan lupakan perawatan wajah setiap hari, terutama menghidrasi kulit dan membersihkannya. Terburu-buru berangkat sekolah di pagi hari dan banyaknya aktivitas anak sepulang sekolah bisa membuat anak lalai mengobati jerawat dan merawat kulitnya.

    5. Penanganan yang tepat
    Kenapa jerawat tak kunjung pergi? Bukan karena obatnya tidak manjur, tapi mungkin juga lantaran anak menerapkan pengobatan dengan cara yang tak tepat. Bacalah petunjuk pada kemasan obat dan tanyakan kepada dokter bila ada yang kurang jelas.

    6. Sabar
    Menghilangkan jerawat memang tak bisa dalam waktu sekejap seperti sulap. Setidaknya butuh waktu 8-12 pekan hingga jerawat benar-benar hilang. Banyak remaja tak sabar menunggu karena mungkin dalam periode itu dia akan diolok-olok oleh temannya. Sebab itu, orang tua berperan dalam memberikan pengertian yang benar.

    7. Boleh memakai riasan wajah
    Memakai riasan wajah tidak dilarang, asalkan jangan lupa membersihkannya sebelum tidur.

    8. Jerawat juga ada di bagian tubuh lain
    Selain di wajah, jerawat juga bisa muncul di bagian tubuh lain, seperti punggung dan dada. Sampaikan kepada anak kalau kondisi itu normal. Namun bila jerawat tak kunjung hilang setelah diobati, berkonsultasilah dengan dokter.

    9. Jerawat bisa datang lagi
    Meski kulit wajah sudah kembali mulus, perawatan harus terus dilanjutkan untuk mencegah jerawat datang kembali. Perawatan bukan menyembuhkan, melainkan hanya mengontrol.

    10. Jangan stres
    Jerawat bisa membuat remaja putri merasa rendah diri sehingga mengakibatkan stres, marah, dan memilih menjauh dari teman-temannya. Beri motivasi kepada remaja yang mengalami minder karena jerawat. Dia tak perlu malu karena jerawat adalah masalah yang lazim terjadi saat masa remaja.

    VERYWELL | PIPIT

    Berita lainnya:
    Coba Lihat Apa Saja Isi Tas Wanita Sukses
    Menilik Gaya Busana yang Asyik buat Liburan
    Full Time Mom vs Working Mom, Lebih Baik Mana?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.