Tak Usah Takut Sinar Matahari karena Bisa Mengusir Stres

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita santai sambil berjemur sinar Matahari. Dan Kitwood/Getty Images

    Ilustrasi wanita santai sambil berjemur sinar Matahari. Dan Kitwood/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang yang enggan beraktivitas di luar rumah pada siang hari dengan berbagai alasan. Ada yang mengaku tak tahan cuaca panas dan lebih memilih berada di dalam ruangan yang berpenyejuk. Ada pula yang khawatir kulitnya menjadi gelap.

    Makanan Pemicu Alergi

    Padahal, menurut penelitian terbaru, sinar matahari bisa membantu memperbaiki mental dan emosi seseorang. Para peneliti dari Universitas Brigham Young di Amerika Serikat menemukan fakta bahwa kesehatan mental dan emosional juga bergantung pada berapa banyak sinar matahari yang didapatkan orang tersebut.

    Bila merasakan cukup sinar matahari sepanjang hari, kita akan merasakan energi positif dan menjaga keseimbangan emosi yang baik. Sinar matahari bisa membuat stres menguap. Hasil penelitian itu dimuat di Journal of Affective Disorders.

    "Ketika hari hujan atau matahari bersembunyi di balik asap polusi, banyak orang yang mengaku lebih stres. Tapi kami tidak meneliti hal itu. Kami hanya mempelajari soal sinar matahari," kata Mark Beecher, peneliti yang juga dosen psikologi di Universitas Brigham Young, seperti dilansir India Times.

    Bagi orang-orang di negeri subtropis, musim dingin adalah masa di mana stres tumbuh subur. Sinar matahari menjadi barang langka. Orang-orang pun menjadi gampang stres dan emosional.

    Jadi tunggu apa lagi, segera nikmati sinar matahari bila sempat. Tak perlu takut kulit menjadi gelap. Sebab, bila kulit terlindungi dengan baik, tak ada alasan untuk bersembunyi dari hangatnya sinar matahari.

    PIPIT

    Artikel lain:
    Memahami Chikungunya dan Cara Mencegahnya
    Ladies, Ayo Konsumsi 10 Makanan Sahabat Liver Ini
    8 Hal yang Sering Menyebabkan Masalah pada Mata



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.