Bila Tak lagi Mampu Memikul Masalah, Segera Hubungi Psikolog

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi stres. TEMPO/Subekti

    Ilustrasi stres. TEMPO/Subekti

    TEMPO.COJakarta - Kebanyakan orang menjadikan kesehatan tubuh sebagai gaya hidup tapi lupa menjadikan kesehatan jiwa sebagai hal yang sama penting. Ketika menghadapi permasalahan pelik dalam kehidupan, pilihan yang sering diambil adalah memendamnya seorang diri atau berusaha mengatasinya sendiri, tapi dengan cara yang kurang tepat.

    Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, entah itu efek dari memendam permasalahan seorang diri atau karena ekspresi emosi yang salah, deteksi awal kesehatan jiwa secara mandiri pun penting untuk dilakukan. Paling tidak, hal ini bisa membantu seseorang menentukan langkah selanjutnya yang akan diambil.

    “Untuk memutuskan apakah kita membutuhkan bantuan psikolog atau tidak, hal ini dipengaruhi sejauh mana tingkat kenyamanan diri terhadap suatu masalah atau persoalan. Jika sudah tidak bisa ditangani dan sudah mengganggu pada takaran fungsional kita sehari-hari, saya rasa, mulai pada titik itu, seseorang bisa dikatakan membutuhkan dukungan, entah itu dukungan sosial atau bahkan psikolog,” kata psikolog Ayu Dwi Nindyati dalam peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan, Rabu, 5 Oktober 2016.

    Namun, jika ingin mendeteksi sedikit lebih akurat perihal kondisi kesehatan jiwa, kita bisa mengunduh aplikasi Sehat Jiwa yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan pada Android. Akan ada pertanyaan untuk diri sendiri yang hasilnya dapat dilihat langsung.

    “Ada tanda peringatannya,” tutur Eka Viora, dokter spesialis kejiwaan yang juga Ketua Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Pusat.

    Lebih dari itu, Eka menambahkan, gangguan kesehatan jiwa paling sering menimpa mereka yang kehilangan, entah itu orang tersayang, harta benda, jabatan, dan lain-lain. “Banyak faktor penyebab seseorang mengalami gangguan kesehatan jiwa. Tapi kehilangan menjadi faktor penyebab paling sering,” ujarnya.

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain: 
    150 Lembar Batik Bercerita tentang Hidup Manusia
    Membahas Kentut yang Bikin Malu, Bau, tapi Menyehatkan
    5 Gejala Diabetes yang Sering Diabaikan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.