Ini Efek Negatif Terlalu Banyak Mengkonsumsi Kafein

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kopi hitam. shutterstock.com

    Ilustrasi kopi hitam. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Konsumsi kafein memang memiliki manfaat baik untuk kesehatan, seperti merangsang sistem saraf pusat yang bisa membantu meningkatkan konsentrasi dan fokus. Selain itu, zat yang terkandung dalam kopi, teh, dan soda ini membantu tubuh tetap terjaga.

    Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, kafein justru bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Berikut ini efek buruknya bagi kesehatan, seperti dilansir Boldsky.

    - Mempengaruhi kesehatan jantung
    Dengan kafein masuk dalam tubuh, detak jantung akan meningkat dan sistem syaraf bekerja. Itulah sebabnya, kita langsung terjaga setelah meminum kopi. Namun, jika terlalu banyak kafein dalam tubuh, detak jantung akan bekerja dengan sangat keras yang berakhir dengan naiknya tekanan darah dan menyebabkan hipertensi.

    - Membahayakan kesehatan janin
    Kafein adalah zat stimulan. Jadi tak hanya bisa mempengaruhi detak jantung peminumnya, tapi juga bisa berdampak pada kesehatan jantung dan metabolisme bayi dalam kandungan, bahkan bisa menyebabkan kelahiran prematur atau keguguran. Karena itu, ibu hamil harus membatasi asupan zat ini.

    - Merangsang produksi asam lambung
    Bila kita sering mual saat minum kopi pada pagi hari, itu merupakan tanda bahwa asam lambung meningkat. Hal ini terjadi karena minum kopi saat perut kosong akan merangsang produksi asam klorida yang membuat mual.
     
    Untuk menghindari berbagai masalah di atas, mulailah pola makan yang sehat dan hindari konsumsi kafein berlebihan agar tidak membahayakan kesehatan. 

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:
    8 Hal Pemicu Asma dan Cara Atasinya
    Ladies, Ayo Konsumsi 10 Makanan Sahabat Liver Ini

    Mau Sehat Sampai Tua, Jaga Bagian Tubuh Berikut dengan Baik



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.