Kenyal Manis Kue Mata Kebo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Resep Kue Mata Kebo. Gulaku.com

    Resep Kue Mata Kebo. Gulaku.com

    TEMPO.CO, Jakarta -  Kue Mata Kebo adalah makanan tradisional Indonesia asal Yogyakarta. Namun kue ini mulai jarang ditemukan keberadaanya. Biasanya camilan ini ditemukan pada saat perayaan khusus.

    Dinamakan Kue Mata Kebo karena bentuknya yang bulat dan ditengahnya terdapat pisang sehingga menyerupai mata. Rasanya yang manis dan kenyal membuat kue ini digemari masyarakat Jawa. Jika Anda tak mengenal nama Kue Mata Kebo, ada nama lain untuk kue ini diantaranya Kue Putri Noong di daerah Jawa Barat, kue Mata Roda dan Kue Mata Bola di daerah lainnya.

    *Bahan:
    1 kg singkong, kupas, parut
    100 gr gula
    ½ sdt garam
    4 buah pisang tanduk, kukus
    ½ butir kelapa setengah tua,kupas, parut
    ¼ sdt vanili
    pewarna kue kuning dan merah secukupnya
    daun pisang untuk membungkus

    *Taburan:
    ½ butir kelapa parut
    2 lbr daun pandan
    ¼ sdt garam

    *Cara membuat:
    -Campur semua bahan lalu kukus selama 20 menit. Angkat dan sisihkan
    -Campur singkong, gula, garam, kelapa parut dan vanili, aduk hingga tercampur rata
    -Bagi adonan menjadi dua bagian, satu bagian beri pewarna kuning dan satu bagian lagi beri pewarna merah, aduk hingga rata.
    -Siapkan satu lembar daun pisang, letakkan ¼ bagian adonan singkong, ratakan.
    -Letakkan satu pisang diatasnya, lalu tutup pisang dengan adonan singkong hingga rata, bungkus dengan daun pisang. Lakukan hal yang sama sampai bahan habis.
    -Kukus adonan hingga matang ± 20 menit, angkat dan dinginkan.
    -Buka bungkusnya lalu potong sesuai selera.
    -Sajikan dengan taburan kelapa parut.

    GULAKU | DINA ANDRIANI 

    Baca juga:
    Kelewatan Sarapan, Besok Coba Resep Cepat Nan Lezat Berikut
    Kamu Suka Tiramisu, Cek Bagaimana Asal Mula dan Maknanya
    Pasta Bayam yang Lezat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.