Alasan Susu Kental Manis Tidak Baik untuk Anak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Susu kental manis. finecooking.com

    Susu kental manis. finecooking.com

    TEMPO.COJakarta - Susu kental manis bukan termasuk jenis susu karena kadar gulanya lebih tinggi ketimbang nutrisi yang terkandung. Tidak ada yang meragukan lagi, susu kaya akan kalsium dan berbagai vitamin yang sangat baik bagi tubuh, terutama untuk pertumbuhan anak. Sayangnya, kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi susu segar masih rendah. 

    Hal ini diungkapkan Ketua Asosiasi Peternak Sapi Perah Indonesia (APSPI) Agus Warsito dalam diskusi media tentang perkembangan sapi perah nasional dan produksi susu lokal di Jakarta, Selasa, 8 November 2016. "Kesadaran masyarakat Indonesia untuk mengkonsumsi susu segar masih sangat rendah. Masyarakat cenderung lebih suka mengkonsumsi susu bubuk dan susu kental manis," ujarnya. 

    Padahal susu kental manis mengandung gula yang sangat banyak. Sedangkan susu bubuk, yang 80 persen di antaranya impor, kerap diberi label sebagai susu segar. "Ada kesalahan pemberian label susu segar tersebut," kata Agus.

    Agus berharap adanya penegasan dalam pemberian label terhadap susu. "Ketika susu yang telah dikeringkan menjadi bubuk, lalu dicairkan lagi dan diberi label sebagai susu segar, itu tidaklah benar. Sebab, yang namanya susu segar adalah susu murni yang keluar dari kambing-sapi dan tidak mengalami pengeringan."

    Agus pun mengingatkan masyarakat Indonesia untuk beralih mengkonsumsi susu segar karena kandungan gizinya lebih tinggi. 

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Memilih Susu yang Pas untuk Si Kecil
    Tip Menjaga Asupan Kalsium Anak
    5 Manfaat Minum Susu Setiap Hari


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.