Alasan Susu Sapi Lebih Baik Ketimbang Susu Hewan Lainnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi susu. TEMPO/Charisma Adristy

    Ilustrasi susu. TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.COJakarta - Susu sapi lebih baik dibandingkan dengan susu hewan mamalia lainnya. Susu sapi mengandung banyak nutrisi, baik protein, vitamin, maupun mineral, yang bermanfaat untuk tubuh. Bayi hingga usia 6 bulan hanya memerlukan asupan air susu ibu (ASI) karena memenuhi semua kebutuhan bayi. Setelah 6 bulan, bayi memerlukan nutrisi dari makanan selain ASI. 

    Resep Sarapan Cepat Nan Lezat

    Ahli gizi Emilia Achmad mengatakan, sejak dilahirkan, manusia memang membutuhkan ASI dan memang tidak ada yang mengalahkan khasiatnya dibanding susu lain. "Karena tidak mungkin ada produksi khusus untuk ASI, maka susu sapi pun menjadi pilihan yang baik setelahnya," kata Emilia dalam diskusi Greenfields “Anatomi Susu Segar” di Jakarta. "Susu sapi juga memiliki banyak nutrisi yang dibutuhkan setiap orang."

    Emilia mengatakan susu sapi lebih baik dibanding susu hewan mamalia lain, seperti kuda, kambing, dan unta. "Susu unta, kuda, dan kambing lebih banyak kadar gulanya sehingga kurang baik dikonsumsi. Berbeda dengan susu sapi yang mengandung banyak nutrisi, baik protein, vitamin, maupun mineral," ujar Emilia.

    Banyak orang yang beranggapan bahwa memberikan susu formula untuk anak di samping ASI justru tidak baik. Tidak hanya itu, banyak anak yang semakin bertambah usia justru konsumsi susunya dikurangi dengan alasan tidak dibutuhkan lagi dan cukup dari makanan saja. Padahal susu adalah sumber nutrisi yang dibutuhkan setiap orang, dari anak-anak hingga usia beranjak dewasa.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Anak Doyan Minum Kopi, Baik atau Buruk?
    Kanker Payudara Tak Selalu Harus Kemoterapi, Apa Syaratnya?
    Kelewatan Sarapan, Besok Coba Resep Cepat Nan Lezat Berikut

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.