Ladies, Ayo Konsumsi 10 Makanan Sahabat Liver Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bit. Wikipedia.org

    Ilustrasi bit. Wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Liver adalah salah satu organ penting di tubuh manusia. Para pakar kesehatan menganjurkan mengurangi sumber makanan hewani untuk menjaga kesehatan liver. Selain itu, konsumsi minuman beralkohol, gula, kafein berlebihan, dan makanan olahan harus dikurangi.

    Sebanyak 85-90 persen darah yang meninggalkan organ pencernaan mengalir langsung ke liver untuk memproses nutrisi dan membuang racun. Karena itulah, menjaga pola makan demi kesehatan liver sangat penting. Berikut ini sepuluh jenis makanan sahabat liver, seperti dilansir One Green Planet.

    1. Bit
    Selain warnanya yang menarik, merah keunguan seperti darah, bit sangat baik untuk membersihkan darah serta meningkatkan kerja liver dan produksi nutrisi oleh tubuh. Bit juga kaya antioksidan dan serat, yang mampu mengeluarkan racun dari tubuh, yang biasanya mengendap di liver.

    2. Brokoli
    Bentuknya seperti pohon mini yang menarik dengan warna hijau tua yang terang, tanda betapa tinggi kandungan klorofilnya. Selain itu, brokoli kaya antioksidan dan serat, sehingga sangat baik dalam membantu kerja liver membersihkan racun dari tubuh.

    3. Ubi
    Mengandung beta-karoten yang tinggi, zat anti-peradangan alami yang sangat baik. Beta-karoten diubah menjadi vitamin A oleh tubuh, langsung di liver.

    4. Lemon
    Lemon dan liver saling mencintai. Pasalnya, lemon adalah makanan pembersih yang alami dan sangat dibutuhkan tubuh. Lemon kaya antioksidan dan vitamin C serta membantu liver memproduksi lebih banyak enzim, yang memberi kita lebih banyak energi dan membantu pencernaan.

    5. Lentil
    Liver juga sangat mencintai lentil yang kaya protein dan serat, sehingga efektif membantu proses pembersihan. Terlalu banyak asupan protein tidak baik buat liver, tapi lentil memberi asupan protein yang cukup alias tidak berlebihan sehingga tidak membahayakan liver.

    6. Minimalkan makanan dengan kandungan lemak
    Lemak yang sehat, seperti dari alpukat dan kacang-kacangan, dibutuhkan tubuh, tapi bila berlebihan tetap saja tidak sehat. Liver membutuhkan lemak agar bisa berfungsi dengan semestinya. Tapi terlalu banyak lemak akan menimbulkan masalah dalam produksi cairan empedu, sehingga mengganggu proses pencernaan lemak dan kemungkinan menimbulkan masalah pencernaan lain.

    7. Apel
    Mengandung pektin yang tinggi, yakni serat larut yang membantu pembersihan lemak dan kolesterol dari darah. Apel juga kaya asam malik, zat pembersih alami yang akan mengusir karsinogen dan racun dari dalam darah.

    8. Bawang putih
    Bawang putih kaya allicin dan selenium, dua zat paling ampuh untuk kerja liver dan membantu membersihkan racun dari seluruh tubuh, terutama darah. Selenium adalah mineral detoksifikasi alami, sementara allicin membantu membentengi sistem kekebalan tubuh dari pengaruh buruk dari luar. Bawang putih juga mampu mengaktifkan enzim di liver, yang membantu proses pencernaan dan mengeluarkan racun.

    9. Bawang merah
    Bawang jenis ini juga sumber allicin yang tinggi, yang akan membantu membersihkan liver dan saluran pencernaan. Bawang merah kaya potasium, serat, phytonutrient, dan flavonoid, yang akan membantu tubuh memerangi flu yang membandel dan membersihkan zat-zat beracun.

    10. Sayuran hijau
    Sayuran hijau adalah makanan yang selalu dianjurkan untuk dikonsumsi sehari-hari dan sangat disukai liver. Sayuran ini kaya klorofil, yang membantu membersihkan darah serta meningkatkan fungsi liver, juga menetralkan kandungan logam, zat-zat beracun, dan sisa pestisida yang membebani liver.

    PIPIT

    Artikel lain:
    Ini Mitos-mitos yang Belum Tentu Benar di Sekitar Kita
    Apa yang Bisa Dilakukan dalam 1 Jam?
    Kapan Waktu yang Tepat Memberi Vaksin Influenza kepada Bayi?



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.