Ada 5 Tipe Pendengar Musik. Tergolong yang Mana Dirimu?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi streaming musik. Conmatviet.com

    Ilustrasi streaming musik. Conmatviet.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Musik boleh dikatakan teman setia kita saat beraktivitas sehari-hari, mulai dari bangun pagi hingga kembali pergi tidur di malam hari. Ahli psikologi musik, Christ Billy Aryanto berpendapat, musik yang tepat dan dimainkan di saat yang tepat dapat mempengaruhi individu secara psikologis, mengubah suasana hati, menambah fokus dan produktivitas, atau membantunya untuk bersantai.

    Berdasarkan data internal Spotify ditambah alasan psikologis, maka pendengar musik di Indonesia dapat dibagi ke dalam 5 kelompok:

    1. The Early Birds
    Mereka bangun sangat pagi untuk memulai rutinitasnya, ditambah harus menghindari macet. Penelitian menyebutkan musik dapat meningkatkan stamina dan motivasi. Musik menjadi hal paling pertama (the early birds) mereka nikmati untuk membuatnya benar-benar bangun.

    2. The Busy Bees
    Orang ini mulai produktif mulai jam 09.00 pagi karena tuntutan sekolah maupun pekerjaan. Peneliti menilai respon emosional seseorang saat mendengarkan musik yang mereka sukai memiliki hubungan yang kuat dengan bagian otak yang memproses perhatian. Musik juga mempertajam kemampuan kognitif yang dapat meningkatkan konsentrasi dan daya fokus mereka dalam di tengah waktu paling sibuk layaknya sang lebah pekerja (the busy bees).

    3. The Midday Zombies
    Zombie siang bolong (the midday zombies) sulit kembali ke kenyataan setelah makan. Setelah kenyang, mereka memang kembali bekerja. Tapi coba perhatikan, mereka bengong di depan layar komputer. Pada kasus ini, musik dapat mengembalikan pikiran para zombie ke dalam tubuh mereka dengan mempertajam kemampuan kognitif mereka untuk berkonsentrasi dan memperbaiki koordinasi gerak.

    4. The Night Riders
    Orang-orang ini hanya hidup setelah menyelesaikan tugas dan pekerjaan mereka, siap untuk menjalani aktivitas pribadi di malam hari (the night riders). Orang-orang ini lebih suka musik yang dapat memperkaya kualitas 'me time'. Mereka akan terdorong untuk menyelesaikan dan meninggalkan tempat kerja secepat mungkin.

    5. The Dream Chasers
    Mereka sudah melewati semua aktivitas harian dan siap beristirahat di tempat  tidur. Orang-orang ini menghargai pentingnya tidur nyenyak. Peneliti menemukan bahwa musik instrumental yang memiliki tempo lambat dan nada lembut dapat mengurangi tingkat stres dan kecemasan. Musik klasik, jazz, new age dan suara alam disukai para pengejar mimpi (the dream chaser) ini.

    ANTARA

    Berita lainnya:
    Tip Agar Karier dan Keluarga Seimbang ala Simran Punjabi
    DNA Pengaruhi Keputusan Menunda Punya Anak
    Ayu Dewi Bikin PR buat Anak, Isinya Bukan Pekerjaan Rumah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.