Ini Mitos-mitos yang Belum Tentu Benar di Sekitar Kita  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fotografer memotret peluncuran roket Soyuz-FG yang membawa kapsul Soyuz TMA-20M di kosmodrome Baikonur, Kazakhstan, 19 Maret 2016. Soyuz TMA-20M membawa satu astronot Amerika Serikat dan dua kosmonot Rusia. AP/Dmitri Lovetsky

    Fotografer memotret peluncuran roket Soyuz-FG yang membawa kapsul Soyuz TMA-20M di kosmodrome Baikonur, Kazakhstan, 19 Maret 2016. Soyuz TMA-20M membawa satu astronot Amerika Serikat dan dua kosmonot Rusia. AP/Dmitri Lovetsky

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak pemikiran atau mitos keliru soal tubuh manusia. Biasanya, pemikiran atau mitos tersebut sudah kita dengar sejak kecil, atau bisa juga karena pengaruh lingkungan atau budaya. Berikut beberapa opini keliru tersebut, seperti dilansir Grunge.

    #Tubuh meledak di luar angkasa
    Jangan percaya pada mitos tubuh manusia bisa meledak atau membeku di udara bila ia tidak mengenakan pakaian khusus luar angkasa seperti astronaut. Faktanya adalah, tubuh tak akan meledak atau membeku. Namun gelembung-gelembung gas terbentuk di aliran darah dan kemudian menghambat sirkulasinya. Kita pun menjadi tidak sadarkan diri selama 10-15 detik, dan akan mati dua menit kemudian. Paru-paru akan meledak bila kita berusaha menahan napas, sama dengan para penyelam di laut.

    #Ada orang dengan persendian ganda
    Kita mungkin pernah merasa kagum dengan pemain akrobat. Bagaimana tubuh mereka bisa lentur ditekuk-tekuk seperti terbuat dari karet. Akhirnya muncullah pendapat keliru bahwa ada orang yang memiliki persendian ganda dan membuat tubuh mereka gampang ditekuk. Padahal kenyataannya tidak begitu. Ada orang yang memiliki otot-otot lebih lentur atau tulang lebih kecil yang membuat tubuh mereka lebih mudah ditekuk. 

    #Bercukur bikin rambut lebih tebal
    Banyak anggapan bercukur bisa membuat rambut atau bulu tumbuh lebih cepat dan tebal. Satu-satunya bagian rambut yang tumbuh adalah akar rambut di bawah kulit. Sedangkan rambut yang kita cukur mengandung sel-sel yang sudah mati sehingga pertumbuhan rambut tak ada kaitannya dengan bercukur.

    #Menggertakkan jari menyebabkan radang sendi
    Banyak di antara kita yang senang menggertakkan jari dengan cara menekuk buku-buku jari dan menekannya sampai berbunyi gemeretak. Rasa kaku di tulang jari pun seolah lenyap. Orang tua sering melarang kita melakukan hal itu karena akan menyebabkan radang sendi. Padahal yang benar adalah, bunyi gertak itu disebabkan gelembung-gelembung gas yang meletus di dalam cairan di sekitar persendian. 

    Gas butuh waktu beberapa lama untuk kembali membuat gelembung dalam cairan dan itulah alasan kenapa kita harus menunggu beberapa waktu untuk bisa mendengar bunyi gertak lagi saat menekan jari yang ditekuk. Meski tak menyebabkan radang sendi, ada bukti kebiasaan tersebut bisa membuat tangan bengkak dan memperlemah daya genggam. Jadi, jangan sering-sering menggertakkan jari.

    #Rasa tergantung bagian lidah
    Kita sering mendengar bahwa setiap bagian lidah menyecap rasa yang berbeda, seperti asin, manis, asam, dan pahit. Faktanya, lidah manusia memiliki 10 ribu gumpalan perasa, masing-masing memiliki 100 reseptor, dan letaknya di seluruh bagian lidah atau di bagian tertentu, seperti depan, pinggir, atau belakang.

    #Cahaya redup merusak mata
    Orang tua juga sering melarang kita membaca atau menonton televisi dalam cahaya yang kurang terang karena akan merusak mata. Yang benar adalah, membaca di tempat gelap akan membuat otot mata tegang dan membuat pusing. Menonton televisi terlalu dekat juga bukan penyebab mata rusak. Kerusakan mata biasanya diakibatkan pertambahan usia atau faktor keturunan, bukan karena cahaya terang atau redup.

    #Jantung berhenti bekerja saat bersin
    Jangan percaya mitos bahwa jantung berhenti bekerja ketika kita bersin. Yang terjadi adalah detak jantung yang berubah karena fluktuasi pada tekanan saat kita mengambil napas waktu hendak bersin dan membuangnya saat bersin. 

    #Urine meredakan sengatan ubur-ubur
    Kita sering mendengar saran untuk buang air kecil pada bagian tubuh yang tersengat ubur-ubur untuk mengurangi rasa sakit. Kenyataannya, urine justru membuat rasa sakit lebih parah. Air segar mengaktifkan sel-sel penyengat ubur-ubur dan 95 persen urine adalah air. Gunakan cuka karena kandungan asam asetatnya bisa menetralkan sel-sel penyengat. 

    #Manusia hanya punya lima indra
    Sejak kecil kita diajarkan soal panca indra, yakni penglihatan, penciuman, perasa, pendengaran, dan pengecap. Ajaran tersebut berdasarkan ucapan filsuf Yunani Aristoteles pada hasil karyanya, On the Soul. Padahal manusia masih memiliki beberapa indra lain dengan istilah proprioception. Selain itu, ada pula indra keseimbangan (equilibrioception), rasa sakit (nociception), rasa panas (thermoception), dan kesadaran waktu (temporal perception).

    PIPIT

    Baca juga:
    Pasta Bayam yang Lezat
    Resep Memanfaatkan Kulit Apel
    Sehat Sarapan Green Smoothies


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara