Asal-usul Jaket Bomber Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (tengah) mengenakan jaket bomber berwarna hijau tua saat menyampaikan tanggapan terkait unjuk rasa 4 November di Istana Merdeka, Jakarta, 5 November 2016. Netizen menebak-nebak merek dan harga dari jaket ini. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Jokowi (tengah) mengenakan jaket bomber berwarna hijau tua saat menyampaikan tanggapan terkait unjuk rasa 4 November di Istana Merdeka, Jakarta, 5 November 2016. Netizen menebak-nebak merek dan harga dari jaket ini. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Tanda pagar (hastag) #JaketJokowi jadi perbincangan hangat di media sosial sejak Sabtu dinihari, 5 November 2016. Presiden Joko Widodo tampil beda ketika menyampaikan sikap pemerintah terkait dengan demonstrasi yang berlangsung Jumat, 4 November 2016. Saat itu, Jokowi yang biasanya mengenakan kemeja putih, muncul dengan balutan jaket bomber berwarna hijau lumut.

    Kamu Tidak Menarik Lagi

    Dunia media sosial geger dengan item fashion baru Presiden Jokowi. Mereka menerka apa merek jaket bomber yang dikenakan Jokowi. Ada dua nama merek yang mengemuka, yaitu Zara dan Pull and Bear. Tempo telah mereportase jaket bomber di gerai Zara di Senayan City.

    Jaket bomber yang kini diburu masyarakat itu berwarna hijau lumut model army look seharga Rp 899 ribu. Bagian lehernya berwarna hitam dari bahan yang lentur, dan pada kedua lengan terdapat ritsleting berwarna perak. Bahannya nilondan ada bantalan di bagian dalam. Selain hijau lumut, jaket juga tersedia dalam warna hitam.

    Selain untuk laki-laki, tersedia jaket bomber untuk perempuan. Modelnya sama persis, hanya variasi warnanya lebih beragam. Ada pink, hitam, biru, dan hijau lumut. Harganya Rp 599 ribu.

    Store Manager Zara Senayan City Bachtiar menceritakan asal mula jaket bomber tersebut. Menurut dia, jaket bomber ini dikirim dari Spanyol. "Setiap negara punya produksi item fashion sendiri. Nah, yang dipakai Pak Jokowi itu dari Spanyol," katanya, Minggu, 6 November 2016.

    Meski demikian, ada pula jaket serupa yang diproduksi di Portugal, Cina, Vietnam, dan Turki. "Tapi barangnya akan dikirim dulu ke Spanyol untuk disortir. Setelah lolos quality control, baru dikirim ke negara-negara lain," ucapnya.

    Selain Zara, Pull and Bear juga menjual jaket dengan model serupa. Bahan dan bentuknya pun hampir sama. Hanya, bagian leher untuk jaket bomber merek Pull and Bear berwarna hijau lumut, bukan hitam seperti merek Zara. Jaket bomber Pull and Bear ini dibanderol Rp 659 ribu.

    FRANCISCA

    Berita lainnya:
    6 Tanda Teman Pria Diam-diam Menyukaimu
    10 Saran buat Pengantin yang Belum Berumur Setahun
    Jaket Bomber Jokowi Jadi Incaran Buat Suami Sampai Kekasih


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Puncak Gunung Everest Mencair, Mayat Para Pendaki Tersingkap

    Akibat menipisnya salju dan es di Gunung Everest, jenazah para pendaki yang selama ini tertimbun mulai tersingkap. Ini rincian singkatnya.