Cegah Kanker Pankreas dengan Menjaga Kesehatan Mulut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita dan sikat gigi. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita dan sikat gigi. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejak kecil, kita sudah diajarkan untuk menyikat gigi dua kali sehari, di pagi dan malam hari atau sesudah makan. Dan ternyata, menggosok gigi dua kali sehari tidak hanya baik untuk mencegah gigi rusak dan berlubang.

    Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa rajin menyikat gigi juga bisa mencegah kanker. Para ilmuwan menemukan kanker pankreas, salah satu penyakit paling mematikan, berhubungan dengan dua jenis bakteri yang juga bisa menyebabkan penyakit gusi, seperti dilaporkan Daily Mail.

    Sebuah tim di AS menemukan orang yang mulutnya terserang dua jenis bakteri tersebut kemungkinan bisa terserang kanker pankreas dalam satu dekade ke depan.

    Para ilmuwan itu mempresentasikan penemuan mereka dalam sebuah pertemuan American Association for Cancer Research  di New Orleans, Amerika Serikat. Mereka berharap penemuan itu bisa membuat orang melakukan pencegahan lebih awal.

    Kanker pankreas adalah penyakit mematikan nomor 11 di Inggris. Sebanyak 9.000 orang di sana didiagnosis menderita penyakit ini setiap tahunnya. Kanker ini bahkan lebih mematikan dibandingkan dengan kanker payudara atau testiskular. Hanya tiga persen penderita kanker pankreas yang bisa bertahan hidup selama lima tahun, sementara kanker payudara 87 persen dan kanker testikular 98 persen.

    Para dokter kerap menyebut kanker pankreas sebagai serigala berbulu domba, karena banyak orang yang tidak menyangka bahwa penyakit yang mereka alami sangat mematikan. Gejalanya hanya rasa nyeri di bagian punggung, sakit kuning, atau berat badan turun sehingga banyak yang mengira mereka hanya salah makan atau pegal di daerah punggung.

    Untuk mengetahui penyakit tersebut harus dilakukan screening test, dan biasanya hasilnya ditemukan bakteri yang juga sering menyerang mulut. Para peneliti, yang juga mengambil sampel oral pada awal riset tersebut, menemukan dua jenis bakteri yang biasa menyerang mulut, yakni gingivalis dan actinomycetemcomitans,  juga bisa menjadi penyebab langsung kanker pankreas.

    PIPIT

    Artikel lain:
    Kapan Waktu yang Tepat Memberi Vaksin Influenza kepada Bayi?
    Ayo Bersihkan Bagian Dalam Mobil agar Tak Jadi Sarang Kuman
    6 Kiat untuk Mendisiplinkan Anak dengan Cara Positif


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.