Ayo Bersihkan Bagian Dalam Mobil agar Tak Jadi Sarang Kuman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • healthmad.com

    healthmad.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kita mungkin tipe orang yang rajin mencuci mobil dan membersihkan bagian dalamnya. Tapi sebuah penelitian menyatakan bagian dalam mobil lebih kotor dan penuh bakteri dibanding ponsel atau papan ketik komputer.

    Sebagian besar orang tetap berpikir mobil adalah tempat yang bersih, dan hanya segelintir yang sadar banyak bakteri dan kuman bersarang di dalamnya. Penelitian yang dilakukan perusahaan penjual mobil online, SellCar.co.uk, menemukan fakta bahwa 55 persen mobil yang diteliti lebih kotor dibanding papan ketik komputer, bahkan lebih kotor daripada ponsel.

    Dr Joe Latimer, pengajar di Universitas Salford, Inggris, meneliti 20 bagian dalam mobil, termasuk stir, rem tangan, tongkat persneling, dan berbagai tempat barang. Saat meneliti rem tangan, ditemukan kira-kira 200 bakteri hidup per 1 inci persegi.

    Peneliti tersebut menyatakan kita membiarkan bakteri berkembang biak dengan cara membiarkan mereka hidup dan kita malas membersihkan mobil. Sebanyak 54 persen peserta yang mobilnya diteliti mengaku membersihkan mobil kurang sebulan sekali.

    "Ketika melihat orang melakukan hal-hal yang tidak higienis ketika sedang mengemudi, seperti menyentuh hidung, batuk di depan kemudi, dan makan, yang perlu kita lakukan adalah lebih sering membersihkan bagian dalam mobil, terutama yang ada kontak langsung dengan tangan," ucap Dr Lisa Ackerley kepada Daily Mail.

    Bagian dalam mobil yang dimaksud adalah kemudi, rem tangan, tongkat persneling, serta tombol dan tongkat di bagian kemudi. Jadi rajin-rajinlah membersihkan bagian-bagian tersebut, tapi jangan lupa pula membersihkan debu dari karpet dan kursi.
     
    PIPIT

    Artikel lain:
    5 Langkah Mudah Cegah Kanker Payudara
    10 Tips buat Si Penggila Lari
    Yuk Bantu Kerabat yang Sakit dengan 7 Cara Ini



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.