Pentingnya Kemampuan Bersosialisasi pada Anak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Nita Dian

    TEMPO/Nita Dian

    TEMPO.COJakarta - Dalam masa tumbuh kembang anak, terdapat lima hal yang penting dan harus selaras untuk selalu diperhatikan para orang tua, yakni aspek fisik, kemampuan kognitif, kemampuan bahasa, emosi, dan keterampilan sosial.

    Keterampilan sosial menjadi sangat penting bagi anak-anak Indonesia. Sebab, dengan memiliki keterampilan sosial, anak mampu bekerja sama dengan orang lain pada masa tumbuh kembangnya dan memiliki rasa percaya diri sehingga mampu menempatkan dirinya pada lingkungan yang tepat.

    Sarihusada mengusung kampanye terbaru dari SGM Eksplor dengan tema “Lengkapi Nutrisinya, Jadikan Dunia Sahabatnya”, yang bertujuan mengajak Bunda dalam mendorong si kecil tumbuh menjadi pribadi yang mudah bersosialisasi.

    Keterampilan sosial ini memiliki kaitan erat dengan pemenuhan nutrisi yang tepat dan lengkap karena status nutrisi memiliki hubungan dengan perkembangan sosio-emosional anak dalam masa tumbuh kembang. Anak yang terlengkapi nutrisinya akan menjadi anak yang sehat dan mampu beraktivitas dengan baik. Ia berpotensi memiliki keterampilan sosial lebih baik dibanding anak yang nutrisinya tidak tercukupi. 

    Psikolog anak, Putu Andani, mengatakan, “Kemampuan untuk bersosialisasi memang sangat penting dalam masa perkembangan anak agar mereka dapat mengenali emosi, mengolah emosi, mampu bergaul, dan bisa berempati dengan teman-teman di lingkungannya agar si kecil dapat mengembangkan kepribadiannya. Selain itu, bersosialisasi dengan teman sebaya akan memberikan banyak manfaat bagi si kecil, seperti perkembangan berpikir, perkembangan fisik, dan perkembangan sosial-emosional.”

    BISNIS

    Berita lainnya:
    Mom, Anak Laki-laki Lebih Rentan Terkena Autis
    Rem Kebiasaan Jajan Anak
    Jika Anak Positif Indigo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.