Trik Berburu Barang Mewah tapi Bekas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Diana Rikasari. Dok.BI

    Diana Rikasari. Dok.BI

    TEMPO.COJakarta - Tidak selamanya barang bekas (pre-loved) lebih murah dibandingkan dengan barang baru. Kira-kira anggapan itulah yang tepat menggambarkan barang mewah pre-loved.

    Pasalnya, harga barang mewah pre-loved bisa melambung tinggi karena tingkat permintaan yang tinggi. Menurut fashion blogger, Diana Rikasari, membeli barang mewah pre-loved harus dilakukan dengan cermat.

    "Yang patut diperhatikan sebelum beli barang mewah pre-loved itu keasliannya, sumbernya tepercaya atau enggak. Selain itu, kalau beli tas, pembeli harus ngerti cara memeriksa tahun produksinya, nomor serinya, dan kartunya," ujar desainer sepatu dan pakaian ini.

    Blogger yang jatuh hati pada busana penuh warna ini juga mengingatkan para pemilik barang mewah untuk merawat koleksinya dengan baik agar harganya tetap bisa tinggi jika dijual kembali.

    Jika ingin membeli secara online, Diana menyarankan untuk memperhatikan secara detail barang yang akan dibeli. "Kalau beli secara online, misalnya beli tas, harus dilihat penampakan tasnya dari segala sisi, termasuk sisi bagian dalam tas. Sebab, we have to know what we are buying," katanya.

    TABLOIDBINTANG

    Baca juga:
    5 Trik Mengatasi Kebingungan Memilih saat Belanja
    5 Pertimbangan Sebelum Membeli Apartemen
    Pesta Rakyat Pekan Raya Indonesia Digelar di Serpong


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?