Dokter Kecil Bantu Anak Melakukan Perubahan Positif

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dokter kecil menunjukan pin yang bertuliskan dokter kecil  dalam program

    Dokter kecil menunjukan pin yang bertuliskan dokter kecil dalam program "Peluncuran Dokter Kecil Aaward 2012" di Balai Kartini, Jakarta, Senin (26/3). Foto: Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Reckitt Benckiser (RB) Indonesia menciptakan generasi sehat dengan kembali menyelenggarakan Dokter Kecil Award 2016 pada 14-17 November 2016.

    Ketua Pengarah Dokter Kecil Award 2016 Tirta Prawita Sari mengatakan program tahunan ini merupakan inisiasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk membangun pemahaman masyarakat mengenai isu-isu kesehatan dan kebersihan diri sendiri serta lingkungannya.

    "Peserta berasal dari siswa-siswi sekolah dasar yang telah melalui hasil seleksi di masing-masing daerah. Nantinya akan ada pemilihan satu anak untuk dinobatkan menjadi Duta Kesehatan Sekolah Indonesia," jelasnya dalam acara konferensi pers, Rabu, 26 Oktober 2016.

    Dia menerangkan selama tiga hari para peserta akan dikarantina untuk diberi pelatihan dan pembinaan mengenai kepemimpinan, pengembangan diri, komunikasi, sosial, budaya serta kesehatan masyarakat. "Jadi mereka akan dilatih cara bersosialisasi hingga penjelasan leadership yang baik bagaimana dan untuk mewujudkan ini akan dilibatkan psikolog tentunya," paparnya.

    Konsep pelatihan dan pembinaan yang diterapkan, lanjutnya, bersifat active learning, dimana setiap anak akan mendapatkan pemahaman melalui pengalaman secara langsung yang didapatkan selama masa karantina.

    Bertemakan “Suara Anak Bangsa, Sehatkan Bangsa”, Tirta menjelaskan program tahunan ini bertujuan untuk mendorong anak-anak usia sekolah dasar agar terus membuat perubahan positif dan berkontribusi terhadap lingkungannya, terutama di bidang kesehatan.

    "Tahun ini, Dokter Kecil Award diikuti oleh 45 anak usia sekolah dasar dari seluruh Indonesia," ucapnya. Ketua Umum IDI Ilham Oetama Marsis mengungkapkan program ini adalah kerjasama IDI dan Reckitt Benckiser merupakan langkah positif dalam mewujudkan Indonesia yang sehat.

    “Kami menyambut baik kerjasama ini dan berharap semakin banyak pihak swasta yang mengikuti jejak Reckit Benckiser untuk turut berperan serta dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia yang lebih baik lagi, khususnya dalam bidang kesehatan,” imbuhnya.

    Marketing Director Reckitt Benckiser Ahmad Faraz Shamsi memaparkan dengan mengelola kebersihan dan kesehatan bisa membantu mewujudkan Indonesia yang sehat, diantaranya dengan memberikan edukasi kepada anak usia dini akan pentingnya membangun kebiasaan bersih dan sehat.

    "Kegiatan ini salah satu program edukasi dan pembinaan kepada anak usia dini,” jelasnya. Tidak hanya itu, sejak enam tahun terakhir RB melalui Misi Hidup Sehat bersama Dettol terus memberikan dukungannya terhadap penyelenggaraan Dokter Kecil Award.

    Kerjasama ini merupakan bentuk komitmen RB untuk terus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia melalui berbagai program kemasyarakatan tentang perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk edukasi dan pelatihan kepada murid-murid sekolah dasar.

    BISNIS

    Berita lainnya:
    Bunda, Mari Menari dengan Si Kecil dan Rasakan Manfaatnya
    Agar si Kecil Tak Takut Jarum Suntik
    7 Kebiasaan Anak yang Memicu Karies Gigi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.