Waspadalah, Sarang Kuman Ternyata Ada di Ponsel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penggunaan teknologi ponsel pintar ternyata menyebarkan secara otomatis data pribadi kita. (Shutterstock)

    Penggunaan teknologi ponsel pintar ternyata menyebarkan secara otomatis data pribadi kita. (Shutterstock)

    TEMPO.COJakarta - Telepon seluler adalah benda yang penuh kuman dan 10 kali lebih kotor daripada dudukan jamban. Demikian pernyataan profesor mikrobiologi Chuck Gerba dari Universitas Arizona, Amerika Serikat.

    Orang membawa ponsel sepanjang hari, dari mobil, transportasi umum, kantor, restoran, toko, pusat kebugaran, WC umum, rumah, sampai tempat tidur. Kebanyakan produsen ponsel tidak menyarankan menggunakan larutan yang lebih kuat daripada pembersih rumah tangga atau cairan pembersih dengan dasar alkohol. Mereka menyarankan mengelap ponsel dengan kain basah tapi tindakan itu tak akan mengeliminasi kuman, bakteri, atau virus.

    AT&T menyarankan menggunakan alat hands-free untuk meminimalkan paparan wajah dengan telepon. Bersihkan ponsel dengan lap yang diberi sedikit pembersih dasar alkohol dan efektif membersihkan kuman, tapi tidak merusak tampilan ponsel. 

    Banyak perusahaan yang mulai menawarkan produk khusus yang dirancang untuk membersihkan produk elektronik. Jika seseorang mempunyai virus flu di tangan, virus ini akan berada di tangan pada 40 persen orang lain di kantor dalam 4 jam. Para dokter menyarankan para pengguna ponsel mencuci tangan dengan air dan sabun atau dengan cairan pembersih berbahan dasar alkohol sebelum menyentuh telepon atau permukaan lain dengan pergerakan yang tinggi.

    TABLOID BINTANG

    Artikel lain: 
    Ini Kesalahan Saat Memilih Makanan
    5 Kegiatan yang Bikin Nyaman Saat Menstruasi
    Penyakit yang Sering Tertular dari Teman Sekolah atau Kantor


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.