Hindari Kekerasan Verbal pada Anak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang tua memarahi anak/anak menangis. Shutterstock.com

    Ilustrasi orang tua memarahi anak/anak menangis. Shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Kekerasan pada anak tidak hanya berupa fisik. Orang tua sering kali melakukan kekerasan melalui ucapan atau verbal yang justru berdampak negatif bagi tumbuh kembang anak. "Tanpa disadari, orang tua sering melontarkan kata-kata kasar pada anak bahkan hingga berulang-ulang dan menjadi kebiasaan," kata Naomi Soetikno, psikolog dari Universitas Tarumanegara, Jakarta.

    Untuk menghindari hal tersebut, berikut ini empat cara untuk menghindari kekerasan verbal pada anak.

    1. Hindari kontak dengan anak 
    Di saat kondisi emosi dan fisik sedang turun, hindari kontak dengan anak. Orang tua disarankan melakukan relaksasi lebih dulu dengan mandi sebelum bermain dengan anak.

    2. Stabilisasi 
    Apabila amarah mulai memuncak, segera lakukan stabilisasi. Turunkan emosi dengan menarik napas dalam, memegang sesuatu yang ada di sekitar, merasakan apa yang disentuh, dan kembali pada kesadaran. Dengan begitu, logika akan kembali normal.

    3. Kekerasan verbal
    Mengancam adalah bentuk lain dari kekerasan verbal yang tidak dianjurkan. Ilmu psikologi saat ini berkembang ke arah psikologi positif dan tidak lagi mendukung konsep reward dan punishment. Psikologi positif memang agak sulit bagi sebagian orang tua, karena kita harus selalu memberikan komentar positif pada situasi negatif sehingga memang lebih mudah mengeluarkan punishment.

    4. Bersama dengan anak
    Agar lebih mudah memberikan pesan positif, orang tua perlu meningkatkan kebersamaan dengan anak. Coba berikan apresiasi, bukan hanya pujian, melainkan lebih pada membaca situasi. Sebagai contoh, saat anak tidak membantu membersihkan kamar tidurnya, jelaskan kepada anak bahwa dengan kamar yang bersih dan rapi, suasana akan lebih nyaman.

    TABLOID BINTANG

    Berita lainnya:
    Anak Alami Kekerasan, Ini Tandanya
    Perlakuan Keras Orang Tua, Berisiko Anak Obesitas
    Jangan Sepelekan Dampak Kekerasan Psikis pada Anak



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.