Ajarkan Anak Memasak Pertama dengan Membuat Kue

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak laki-laki memasak. huffingtonpost.co.uk

    Ilustrasi anak laki-laki memasak. huffingtonpost.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Kegiatan memasak bersama anak mempunyai banyak manfaat. Di antaranya membangun ikatan batin antara orang tua dan anak, melatih kemampuan motorik, serta membentuk kebiasaan makan sehat.

    Karena itu, ketika anak mulai tertarik dengan kegiatan dapur, ibu tidak perlu ragu melibatkannya dalam masak-memasak. Teknik memasak apa yang paling mudah dan aman untuk diperkenalkan anak di awal mereka belajar memasak?

    Kebanyakan orang berpikir merebus atau menggoreng merupakan teknik paling sederhana. Namun Stefu Santoso, Executive Chef di AMUZ Gourmet Restaurant, memberikan saran, pada awal anak belajar memasak, yang paling mudah justru belajar baking atau membuat kue.

    "Baking itu prosesnya lebih simpel, karena pada dasarnya hanya mencampurkan bahan-bahan seperti tepung, susu, gula, dan telur. Setelah adonan jadi, anak-anak akan senang diajak membentuk-bentuk kue," urai Stefu.

    Dibandingkan memasak sayuran yang melibatkan alat-alat seperti pisau, kompor, dan minyak atau air panas, proses membuat kue lebih aman karena hanya menggunakan mixer dan oven.

    "Memanggang dengan oven itu lebih aman ketimbang memegang pisau," kata chef yang tergabung dalam Association of Culinary Professionals Indonesia (ACPI) ini.

    Itulah sebabnya di sekolah-sekolah memasak, umumnya masakan pertama yang diajarkan pada anak adalah membuat kue.

    TABLOIDBINTANG


    Berita lainnya:
    Anak Memiliki Minat Memasak, Cobalah Ajak Membantu di Dapur Besok Saat yang Tepat Memasak Bersama Anak
    Ya Kerja, Ya Masak, Masalah?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara