Cara Tidur yang Aman buat Bayi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu menina-bobokan anak/ tidur dengan anak. Juniorsclub.com

    Ilustrasi ibu menina-bobokan anak/ tidur dengan anak. Juniorsclub.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Untuk mengatasi sindrom kematian mendadak pada bayi (SIDS), Ikatan Dokter Anak Amerika menyarankan para orang tua untuk tidur dalam kamar yang sama dengan anak.

    Namun, rekomendasi yang akan dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics ini mengingatkan para orang tua untuk tidak tidur di tempat tidur yang sama dengan anak, dan jangan membiarkan anak tidur di sofa atau tempat empuk lainnya. Anak sebaiknya tidur di tempat tidur khusus untuknya.

    Anak dianjurkan untuk tidur bersama orang tua selama enam bulan atau setahun dan menurut para dokter, kebiasaan ini akan mengurangi risiko SIDS hingga 50 persen.

     "Para orang tua sebaiknya tidak meletakkan anak di sofa atau tempat duduk empuk lain, baik untuk tidur sendiri maupun tidur bersama orang lain, karena seperti kita ketahui, permukaan tempat-tempat ini sangat berbahaya buat anak," ujar salah seorang penulis, Dr. Rachel Moon, seperti dilansir laman Good Housekeeping.

    Letakkan bayi pada punggungnya di tempat tidur yang memiliki permukaan yang padat dan dengan kain seprai yang ketat. Selain itu, jangan menaruh bantal, mainan, atau pelindung di sekitar tempat tidur anak.

    Para dokter juga merekomendasikan pemberian air susu ibu (ASI) untuk melindungi bayi dari SIDS. ASI mengurangi risiko SIDS hingga 70 persen.

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:
    Ladies, Jangan Ragu Beritahu Si Dia Soal 6 Urusan
    Pacar di Lingkaran Teman Tak Menjamin Hubungan Langgeng
    Takut Makan Melinjo? Ketahui Dulu Apa Saja Manfaatnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.