Nikmatnya Ayam Panggang dan Sayuran Berselimut Roti Pizza  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calzone, atau pizza lipat. TEMPO/Dwi Renjani

    Calzone, atau pizza lipat. TEMPO/Dwi Renjani

    TEMPO.CO, Bandung - Penyuka kuliner khas Italia pasti sudah tahu apa itu pizza, roti trepes yang biasanya berbentuk lingkaran dengan aneka "isi" di atasnya. Kali ini, sebuah kafe di Jalan Lengkong Besar, Bandung, Jawa Barat, mencoba menyuguhkan bentuk baru dari pizza. Eathalia Café menawarkan pizza Calzone atau biasa dikenal dengan nama pizza lipat.

    Manfaat Wijen

    Pemilik sekaligus chef di Eathalia Café, Irfan Tanzil, mengatakan, di negara asalnya, pizza Calzone biasanya disantap saat sarapan. “Isinya adalah sisa menu makan malam yang kemudian dibalut dengan adonan roti pizza lalu dipanggang,” kata Irfan saat ditemui di Eathalia Cafe, Jumat, 28 Oktober 2016.



    Pizza Calzone (Kredit: TEMPO|DWI R)

    Namun, jangan khawatir, Irfan melanjutkan, saat Anda berkunjung ke Eathalia Café dan memesan pizza Calzone, tentu pemilik kafe ini tak akan memasukkan sisa makanan ke dalam pizza tersebut. Sebaliknya, pizza ini padat dengan isi sayuran, seperti jamur, bayam, dan potongan ayam.

    “Di dalam pizza Calzone, kami memasukkan ayam panggang dicampur keju parmesan, keju mozarella, jamur, dan bayam, lalu dipanggang,” ujar Irvan. “Pizza ini disajikan dengan salad yang creamy, terdiri atas selada air hijau dan ungu, bawang, mentimun, dan tomat.” Satu porsi kecil pizza Calzone dibanderol Rp 39 ribu, sedangkan ukuran besar Rp 69 ribu.

    Irvan mengatakan Eathalia Café juga memiliki menu spesial bagi para vegetarian. Namanya Truffel Garlic Mushroom. Pizza dengan aneka topping sayuran ini juga cocok buat Anda yang sedang diet. Ukuran roti pizza-nya tidak terlalu tebal, ditambah potongan jamur dan bayam. Ketika digigit, rasanya creamy lantaran bayam sudah dimasuk dengan mentega kemudian ditambah potongan jamur champignon dan jamur shimeji.

        Truffel Garlic Mushroom (Kredit: TEMPO|DWI R)

    Sebagaimana pizza pada umumnya, tentu ada taburan keju parmesan dan mozarella yang meleleh di atas sayuran tadi. Bagi Anda yang sedang diet garam, rasa Pizza Truffel Garlic Mushroom ini pas karena gurih dan asin yang dihasilkan bawang putih dan keju tidak terlalu kuat.

    Irfan membeberkan alasan memilih bayam yang diolah dengan mentega ketimbang jagung seperti kebanyakan pizza. “Bayam itu rasanya pas, nutrisi dan seratnya juga banyak,” tuturnya. “Dari sisi visualisasi, tampilan bayam juga lebih elegan dan berbeda dari yang lain.” Ukuran kecil Pizza Truffel Garlic Mushroom dihargai Rp 39 ribu, sedangkan yang besar Rp 72 ribu.

         Truffel Garlic Mushroom (Kredit: TEMPO|DWI R)

    Tertarik mencoba dua menu andalan ini, Anda bisa datang ke Eathalia Café yang buka mulai pukul 10.00 sampai 23.00. Jika hendak berkunjung, sebaiknya Anda mengajak serta keluarga atau teman karena ukuran pizza di kafe ini cukup besar.

    DWI RENJANI

    Berita lainnya:
    Ayah-Bunda, Jangan Duakan Anak dengan Gawai
    Anne Avantie `Menangkap` Energi Bali di Jangi Jager
    10 Saran buat Pengantin yang Belum Berumur Setahun

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.