Ajang Pencarian Desainer Muda Meriahkan JFW 2017  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • WARDAH mempersembahkan rancangan BARLI ASMARA, DIAN PELANGI, RIA MIRANDA, ZASKIA SUNGKAR dalam Jakarta Fashion Week, Jakarta, 23 Oktober 2016. TEMPO/Maria Fransisca

    WARDAH mempersembahkan rancangan BARLI ASMARA, DIAN PELANGI, RIA MIRANDA, ZASKIA SUNGKAR dalam Jakarta Fashion Week, Jakarta, 23 Oktober 2016. TEMPO/Maria Fransisca

    TEMPO.CO, Jakarta - Bertepatan dengan perhelatan Jakarta Fashion Week (JFW) 2017, untuk pertama kalinya, merek kosmetik Wardah menghadirkan Wardah Fashion Awards (WFA) 2016. WFA 2016 merupakan ajang kompetisi pencarian desainer muda Indonesia.

    Nyeri Kaki

    Marketing Director Wardah Salman Subakat mengatakan, melalui ajang WFA 2016, Wardah ingin membuat sebuah terobosan perkembangan industri kecantikan sekaligus mode. "Pada WFA 2016, kami memfasilitasi desainer muda dalam hal edukasi, pengetahuan desain, dan strategi memasuki industri bisnis," ucapnya di Fashion Atrium Senayan City, Jakarta Pusat, Kamis, 27 Oktober 2016.

    Wardah Fashion Awards 2016 mengusung tema “Youniverse: The Bold & The Brave” yang terinspirasi dari dua produk Wardah. Pada kompetisi ini, peserta ditantang menciptakan desain yang terdiri atas dua kategori, yaitu modern fashion ready-to-wear dan modest fashion ready-to-wear.

    Sejak dibuka pada September 2016, puluhan formulir pendaftaran peserta masuk dalam kompetisi ini. Para peserta wajib mengirim empat sketsa desain dan mempresentasikannya dihadapkan para juri, yaitu Itang Yunasz, Barli Asmara, Amy Wirabudi, Tenik Hartono, dan Dewi Sandra, sebelum disaring menjadi 12 peserta.

    Sebanyak 12 finalis ini akan berlomba untuk memperebutkan enam kategori pemenang. "Kriteria penilaian yang diberikan juri kepada karya peserta di antaranya berdasarkan dari kreativitas, daya jual, daya pakai, kompetensi, estetika, teknik, dan yang tak kalah penting adalah perencanaan bisnis," ujar Dewi Sandra, yang saat itu mewakili para juri.

    Seiring dengan berjalannya WFA 2016, Wardah juga memberikan penghargaan kepada tiga perancang busana, yakni Itang Yunasz untuk kategori Maestro, Mel Ahyar di kategori Prime Time, dan Restu Anggraini untuk kategori Young on Top.

    Salman menuturkan pesatnya perkembangan industri fashion dan keterlibatan desainer dalam panggung fashion bergengsi, baik di dalam maupun luar negeri, menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menjadi kiblat fashion modest dunia pada masa yang akan datang.

    DINI TEJA

    Berita lainnya:
    Atasi Stres Lewat Cara-cara Berikut Ini
    Nyawa Sarinah di Koleksi Busana Iwet Ramadhan
    Takut Makan Melinjo? Ketahui Dulu Apa Saja Manfaatnya



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.