Agar Kemilau Mutiara Terjaga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perhiasan mutiara yang dijual di pameran Indonesian Pearl Festival di Grand Indonesia, Jakarta, 14 Oktober 2015. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    Perhiasan mutiara yang dijual di pameran Indonesian Pearl Festival di Grand Indonesia, Jakarta, 14 Oktober 2015. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    TEMPO.CO, Jakarta - Mutiara memang selalu istimewa. Keutamaannya terletak pada sumbernya, yaitu satu-satunya permata yang berasal dari makhluk hidup.

    Seperti emas dan berlian, mutiara butuh sentuhan khusus. Tanpa perawatan yang benar, siap-siap saja menerima kenyataan koleksi Anda memucat, bahkan mengelupas. Nunik Arnuningsih, pengawas Yayasan Mutiara Indonesia, berbagi kiat khusus agar kemilau mutiara Anda tetap terjaga.

    LAKUKAN:

    *Bersihkan mutiara dengan kain lembut
    Pembersihan sebaiknya dilakukan tiap selesai mengenakan koleksi Anda. Tujuannya mencegah zat asam dalam keringat meluruhkan kristal permukaan mutiara dan membuatnya kusam. Satu-dua kali setahun, perlu dilap dengan kain khusus, mirip pembersih kacamata.

    *Simpan di kantong ziplock 
    Kantong ini membantu mempertahankan kelembapan udara di sekitar mutiara. Tapi, Anda harus rutin mengeluarkannya agar mutiara kesayangan bisa "bernapas"

    *Rangkai ulang secara rutin
    Benang penjalin mutiara akan melar seiring dengan usia. Sebaiknya, Anda meronce ulang setidaknya tiap 2–s4 tahun agar tetap rapi saat dikenakan.

    *Segera bawa ke gerai spesialis mutiara jika ada masalah serius
    Jangan tangani sendiri bila mutiara terpapar zat asam. Serahkan kepada ahlinya.

    *Pakailah mutiara Anda
    Mutiara bukan emas batangan. Loklok tercipta untuk dinikmati keindahannya.

    HINDARI:

    *Parfum, hairspray, dan pewangi ruangan
    Tiga produk penghuni kamar tidur tersebut mengandung zat yang dapat merusak permukaan mutiara. Selalu tutupi mutiara saat menyemprot parfum dan hairspray. Hindari juga cairan yang mudah menguap, seperti alkohol, bensin, dan cuka.

    *Ruangan berpenyejuk udara dan kompor
    Suhu yang dingin, juga panas, bisa membuat mutiara kusam. Jika pendingin kamar Anda selalu aktif, simpan mutiara dalam lemari.

    *Membungkus dengan tisu
    Ini sering dilakukan untuk menghindari lecet. Namun, tisu bersifat higroskopis alias menyerap molekul air. Akibatnya, kandungan mutiara terganggu dan permukaannya rusak. Membungkus mutiara dengan tisu juga berisiko membuatnya terbuang.

    KORAN TEMPO

    Berita lainnya:

    Aksesoris Akrilik Nan Unik
    10 Merek Perhiasan Termahal Sejagat
    Cara Membersihkan Perhiasan Emas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.