Banyak Celah di Brokoli, Bagaimana Cara Mengolahnya?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc.hu

    sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta - Brokoli banyak manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Brokoli kaya akan vitamin, serat, dan antioksidan yang berkhasiat mencegah kanker.

    Nyaman dan Modis dengan Ankle Boots

    Cara mengolah brokoli pun beragam, dari direbus, ditumis, atau diolah menjadi minuman jus yang segar. Banyak orang salah dalam “memperlakukan” sayuran ini. Misalnya, memotong tangkai brokoli hingga tak bersisa dan cara memasak yang salah. Cara memasak yang tidak tepat bisa membuat sayuran ini kehilangan nutrisi pentingnya.

    Berikut ini tip memasak brokoli yang benar, seperti dilansir Times of India.

    1. Jangan memasaknya setengah matang
    Brokoli adalah sayuran istimewa karena teksturnya yang khas. Jika dimasak setengah matang, tak hanya sisa pestisida yang masih menempel, juga menimbulkan rasa tak nyaman di lidah. Jadi, pastikan memasak brokoli matang sebelum disantap.

    2. Jangan pernah memotong batangnya
    Zat antioksidan tertinggi pada brokoli justru terletak di bagian tangkai. Jika Anda memotong brokoli dalam ukuran yang lebih kecil, pastikan tangkainya jangan hilang.

    3. Campurkan lemon, garam, dan minyak zaitun
    Jika ingin membuat salad atau mengkonsumsi brokoli mentah, Anda bisa mencampurkan perasan jeruk lemon, garam, dan minyak zaitun. Hal ini dapat mengurangi rasa pahit dan membuatnya lebih segar. Perasan lemon dan garam juga dapat digunakan untuk mencuci brokoli.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Vitamin C Jeruk Jepang Yuzu 3 Kali Lebih Banyak dari Lemon
    Penata Rambut Jen Atkin Sarankan Pakai Dua Sampo, Sebab...
    Penjelasan Ilmiah tentang Ketindihan, Mimpi Seram, dan Sejenisnya


    Penata Rambut Jen Atkin Sarankan Pakai Dua Sampo, Sebab...
    Vitamin C Jeruk Jepang Yuzu 3 Kali Lebih Banyak dari Lemon
    Manfaat Kol Merah, dari Cegah Kanker sampai Bikin Langsing


     



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.