Kenali Potensi Diri dan Bakat Melalui Talents Mapping

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyandang tuna daksa mengikuti ujian psikotes Seleksi Penerimaan Khusus Penyandang Disabilitas di gedung Pusat Study dan Pelayanan Disabilitas (PSLD)  Universitas Brawijaya, Malang, 29 Juli 2015. Ujian khusus yang diadakan sebagai syarat masuk perguruan tinggi negeri tersebut di ikuti oleh 27 peserta. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Penyandang tuna daksa mengikuti ujian psikotes Seleksi Penerimaan Khusus Penyandang Disabilitas di gedung Pusat Study dan Pelayanan Disabilitas (PSLD) Universitas Brawijaya, Malang, 29 Juli 2015. Ujian khusus yang diadakan sebagai syarat masuk perguruan tinggi negeri tersebut di ikuti oleh 27 peserta. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Rasanya iri melihat teman atau saudara yang ketika berhenti dari pekerjaan tetap, sukses berbisnis online. Namun, ketika kita menirunya, keberhasilan tidak kunjung menghampiri.

    Anggia Chrisanti, konselor dan terapis dari Biro Konsultasi Psikologi sekaligus salah satu penyelenggara workshop Talents Mapping, mengatakan bisa jadi kegagalan itu terjadi karena orang tersebut memang tidak berbakat dalam bidang perdagangan. “Tentu tidak semua orang berbakat berdagang,” kata Anggia dalam acara workshop Talents Mapping di Bogor, Sabtu, 22 Oktober 2016. “Walau orang lain berhasil, belum tentu kita harus mengikuti jalan yang sama."

    Sebab itu, usaha untuk mengenali bakat dan potensi diri amat perlu. Salah satunya dengan melakukan Talents Mapping yang digagas oleh Abah Rama Royani, seorang insinyur lulusan ITB. Bukan alat tes psikologi atau psikotes, namun cukup kuat sebagai bagian dari positive psychology assessment.

    Anggia menjelaskan, Talents Mapping di bidang industri dan organisasi telah berhasil dilakukan kepada lebih dari 140 perusahaan besar atau multinasional di Indonesia. Begitu juga di bidang pendidikan, hal ini telah banyak digunakan sebagai shortcut untuk mengetahui potensi dan bakat seseorang.

    “Hanya, memang bagi beberapa psikolog, Talents Mapping ini belum diterima. Atau minimal dianggap, jika ingin digunakan, tetap tidak dapat berdiri sendiri. Harus bersanding dengan alat tes psikologi lain,” ujar Anggia. “Karena diharapkan tergambar juga unsur pembentuk kepribadian lain, misalnya IQ, kompetensi, dan lain-lain."

    Seperti pada workshop Sabtu lalu, Anggia memadukan Talents Mapping dengan tambahan tes tentang personality insight. “Hal ini akan berdampak cukup besar terhadap cara pandang seseorang mengenai kepribadiannya yang diperjelas dengan hasil Talents Mapping,” kata Anggia.

    Talents Mapping bisa dilakukan secara online dengan mengunjungi laman Temu Bakat. Ada tes versi gratis yang dapat Anda coba.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    5 Cara Tingkatkan Performa Bekerja
    Menerawang Masa Depan Profesi Chef
    Jenis Pekerjaan buat Mereka yang Gampang Bosan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.