Membahas Teknik Mengencangkan Kulit Tanam Benang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Femmy Permatasari. instagram.com

    Femmy Permatasari. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada berbagai tindakan alternatif untuk mengencangkan kulit tanpa harus operasi besar, lebih cepat, dan tanpa masa pemulihan yang panjang. Salah satunya adalah metode tanam benang atau threadlift.

    Diperkenalkan pada 2012 oleh beberapa klinik kecantikan di Indonesia, semakin banyak artis yang mempercantik diri dengan metode ini. Antara lain Dewi Perssik, Jenny Cortez, Irene Librawati, dan Femmy Permatasari.

    Femmy, 42 tahun, mengencangkan kulitnya yang mengendur sekaligus meniruskan wajah dengan menerapkan metode tanam benang. “Saya tidak mau operasi plastik karena risikonya tinggi," kata Femmy. "Tanam benang pilihan menarik, karena lebih kecil risikonya dan nyaman. Hasilnya juga lebih cepat terlihat."

    Secara umum tanam benang atau threadlift merupakan prosedur kecantikan menggunakan jarum dan benang khusus bernama POD (polidioksanon) untuk memberi efek kencang, tirus, serta awet muda. Pada perkembangannya, tanam benang membuat hidung lebih mancung, bibir lebih berisi, menyamarkan keriput, memberi efek kulit cerah dan kenyal.

    "Teknik ini melibatkan proses penanaman benang di jaringan bawah kulit. Benang akan meresap ke bawah permukaan kulit dan memastikan kulit berada di posisi yang tepat untuk menstimulasi fibrosis serta kolagen," kata dokter Luluk Savira. Sehingga dalam jangka waktu panjang, kulit wajah, leher, bahkan dada atau bokong tetap kencang. Jaringan di bawah kulit juga turut mengalami peremajaan.

    Keunggulan tanam benang dibandingkan operasi kecantikan, prosedurnya lebih simpel, lebih cepat, biayanya lebih terjangkau, kecil risikonya karena tak ada pembedahan atau sayatan. "Prosedur tanam benang memakan waktu 60 sampai 80 menit, sudah termasuk proses bius lokal. Tak meninggalkan bekas luka, masa pemulihannya cepat. Tiga hari setelah tindakan, pasien sudah dapat beraktivitas seperti biasa," ujar Luluk.

    Seiring perkembangan teknologi kecantikan, metode tanam benang kini juga dapat digunakan untuk bentuk payudara agar lebih kencang, padat, dan posisinya naik. Di Korea Selatan, tanam benang juga digunakan untuk membentuk tubuh lebih ramping, misalnya di lengan, perut, pinggang, dan paha. "Untuk tanam benang di beberapa area tubuh, harus melalui beberapa kali konsultasi dan area-area yang akan diberi tindakan diukur terlebih dahulu. Istilahnya, tanam benang untuk body design," ujar dokter Eva Martini.

    TABLODIBINTANG

    Baca juga:
    Koleksi Iwet Ramadhan Buat Penyintas Kanker di JFW 2017
    Jakarta Fashion Week 2017, Djarot: Nantikan Waduk Melati
    Desainer Unjuk Karya di Jakarta Fashion Week 2017


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.