Tema Met Gala 2017 Terinspirasi dari Desain Rei Kawakubo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rancangan Rei Kawakubo untuk Commes des Garcons. Fashionphantasmagoria.com

    Rancangan Rei Kawakubo untuk Commes des Garcons. Fashionphantasmagoria.com

    TEMPO.COJakarta - Metropolitan Museum of Art mengumumkan tema baru untuk pameran dan gala Costume Institute pameran 2017, yaitu Rei Kawakubo/Comme des Garçons. Acara yang digelar pada 4 Mei 2017 ini akan menjadi pameran monografi pertama yang berfokus pada desainer yang masih hidup sejak pameran Yves Saint Laurent pada 1983.

    JFW 2017: Djarot Memungut, Jenahara Hilang Arah

    "Rei Kawakubo adalah salah satu desainer paling penting dan berpengaruh selama 40 tahun terakhir," kata kurator Costume Institute, Andrew Bolton. Desainer asal Jepang tersebut telah membuat fashion menjadi tempat yang konstan untuk berkreasi, bermain, dan mencampur berbagai kebudayaan.

    Pameran ini akan menampilkan sekitar 120 pakaian wanita dari label Comme des Garçons yang didesain oleh Kawakubo, dari koleksi pertamanya pada 1981 sampai saat ini. Desain Kawakubo, yang sangat konseptual dan inovatif, diharapkan dapat membangkitkan antusiasme fashionista dan penggemar museum. Meski begitu, desainer yang terkenal pendiam serta sering menolak wawancara dan foto ini tidak pernah diundang ke Met Gala sebelumnya.

    Acara fashion bergengsi yang digelar setiap Senin pertama bulan Mei tersebut akan dihadiri banyak selebritas, seperti Katy PerryPharrel Williams, dan Anna Wintour. Adapun Rei Kawakubo akan duduk di kursi kehormatan.

    TIME | NIA PRATIWI

    Baca juga:
    Gaya Idola K-Pop di Seoul Fashion Week 2017
    Dicibir Tak Pantas Jadi Model, Hailey Baldwin Buka Suara
    Koleksi Iwet Ramadhan Buat Penyintas Kanker di JFW 2017



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.