Resep Seblak Belacan, Kuliner Khas Bandung nan Pedas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seblak Belacan. bango.co.id

    Seblak Belacan. bango.co.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi pecinta kuliner, Bandung seakan menjadi sumbu kuliner karena inovasinya terus berkembang. Salah satunya adalah seblak. Di Bandung, dikenal dua macam seblak, yakni seblak kering berupa kerupuk dengan taburan bumbu pedas dan seblak basah tumisan kerupuk basah yang pedas. Ciri khas seblak rasanya pedas.

    Seblak berbahan dasar kerupuk mentah yang direndam air hingga lunak, berbumbu khas dengan topping sosis, ceker, bakso, telur dan bawang goreng. Seblak berasal dari daerah Sunda yang artinya kaget. Maksud kaget di sini adalah rasa pedas. Panganan ini lebih enak jika disantap saat masih hangat. Berikut resep seblak belacan yang diunggah dari laman Bango:

    Bahan:
    150 gram kerupuk kanji oranye, rendam
    1 butir telur, kocok lepas
    100 gram udang kupas, cincang kasar
    1 ikat kangkung, siangi
    2 sdm kecap
    1 sdt garam 
    1/sdt merica bubuk 
    1/2 sdt gula pasir
    300 ml air 
    1 batang daun bawang, diiris
    3 sdm minyak untuk menumis

    Bumbu Halus:
    2 siaung bawang merah 
    2 siung bawang putih 
    3 cm kencur 
    4 buah cabai merah besar, buang biji
    1 sendok teh terasi, bakar

    Cara membuat:
    - Tumis bumbu halus hingga harum.
    - Tambahkan telur, aduk hingga berbutir.
    - Masukkan udang dan kangkung, aduk hingga layu.
    - Tambahkan kerupuk, aduk rata.
    - Bubuhi kecap, garam, merica bubuk, gula dan air, aduk rata.
    - Masukkan daun bawang, masak hingga matang.
    - Sajikan

    DINA ANDRIANI

    Berita lainnya:
    Yuk Donor Darah, Bikin Awet Muda Lho!
    Anda Masih Melajang? Ini Kata Zodiak
    Nikmati Lezat dan Manfaat Makanan Jepang buat Kesehatan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.