TEMPO.CO, Jakarta - Anda pasti sudah sering mendengar kasus banyak orang mengalami depresi karena pekerjaan. Faktanya, hal seperti itu memang bisa terjadi.
Setiap jenis pekerjaan memiliki tantangan sendiri, yang bisa menimbulkan perasaan stres dan depresi bagi yang melakukannya. Namun, dari semua jenis pekerjaan itu, ada beberapa jenis pekerjaan yang memiliki tingkat stres lebih tinggi daripada yang lain.
Pekerjaan dengan target, deadline yang ketat, beban yang berat, dan lainnya, membuat karyawan merasa tertekan hingga menyebabkan depresi dan perasaan down.
Dilansir dari Boldsky, inilah daftar pekerjaan dengan tingkat depresi tertinggi:
1. Perawat pribadi
Pekerjaan yang bisa menyebabkan depresi diantaranya adalah perawat pribadi. Dalam menjalankan tugasnya, perawat pribadi harus selalu mendampingi pasien dan mengurus setiap kebutuhan mereka. Pekerjaan ini menyita banyak waktu dan energi, sehingga rentan menimbulkan depresi.
2. Pelayan restoran
Menjadi pelayan di sebuah restoran juga dapat menyebabkan depresi. Pekerjaan ini merupakan salah satu pekerjaan dengan upah rendah, namun jam kerjanya panjang. Ditambah lagi dengan tantangan harus bisa menghadapi banyak orang dengan berbagai karakter dan mengambil pesanan mereka.
3. Pekerjaan Sosial
Meskipun banyak orang melakukannya dengan ikhlas dan sukarela, pekerjaan sosial juga dapat menyebabkan depresi, terutama jika berurusan dengan korban kasus tindakan asusila, penyakit masyarakat, dan lain-lain.
4. Menulis
Penulis dituntut untuk bisa mengangkat isu atau topik-topik baru yang beragam dalam tulisannya, dan itu bukanlah sesuatu yang mudah sehingga profesi ini rentan menyebabkan depresi.
5. Pekerjaan seni
Membuat lukisan, menulis lagu, menciptakan gerakan tari, merupakan sebagian pekerjaan yang berhubungan dengan seni yang juga dapat menyebabkan depresi. Pendapatan yang tidak stabil dan tingginya tingkat kesulitan untuk menemukan ide-ide baru yang masih segar, bisa menimbulkan depresi.
6. Bidang kedokteran
Profesi lain yang dapat menyebabkan depresi adalah bidang kedokteran, terutama dokter. Profesi dokter berada di bawah tekanan tinggi karena hidup orang lain tergantung pada keahlian mereka.
7. Tenaga administrasi
Admin atau asisten dari orang-orang yang berada di posisi tinggi, juga rentan terhadap depresi, karena profesi mereka memiliki tingkat stres yang tinggi dan memerlukan perhatian penuh.
BOLDSKY | LUCIANA
Baca juga:
Wow, Ternyata Banyak Orang Tetap Bekerja saat Liburan
Berkebun, Rekreasi Sehat dan Menenangkan untuk Pensiunan
Survei: Hanya 1 Persen Orang yang Total Menikmati Liburan