Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Orang Tua Harus Kritis terhadap Iklan Makanan untuk Anak  

image-gnews
Ilustrasi anak makan junk food. healthyhug.com
Ilustrasi anak makan junk food. healthyhug.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang tua yang merasa khawatir akan makin gencarnya iklan makanan tak sehat, seperti yang manis-manis atau junk food, yang ditujukan untuk pasar anak-anak. Para produsen makanan pun rajin memberi label "sehat" pada produknya, sehingga orang tua pun terkecoh saat membeli.

Anak-anak memang pasar yang paling gampang terpengaruh. Iklan di televisi begitu gencar menampilkan aneka makanan dalam beragam bentuk dan warna, sehingga membuat para bocah tergiur dan kemudian merengek kepada orang tua mereka minta dibelikan.

Para peneliti dan konsultan kesehatan anak sepakat bahwa iklan di televisi memang efektif untuk menarik perhatian. Hanya dengan tayangan 30 detik, iklan pun langsung tertanam di benak anak-anak.

Anak-anak memang tak pernah memikirkan makanan sehat. Buat mereka, bentuk menarik, warna menawan, dan merek terkenal lebih menjadi pilihan. Junk food dari jaringan restoran ternama lebih dipilih anak-anak dibanding toko makanan yang tidak mereka kenal.

Menurut penelitian pula, pengaruh iklan pada anak-anak di bawah umur 12 tahun sungguh merusak. Tak seperti orang dewasa, anak-anak tak memiliki kapasitas kognitif untuk memahami sepenuhnya maksud iklan.

Anak-anak yang lebih kecil lagi bahkan tak bisa membedakan antara acara televisi dan iklan. Sampai berusia 8 tahun, mereka sama sekali tidak mengerti konsep penjualan dan cenderung mempercayai apa yang mereka lihat.

Lebih dari itu, hanya 40 persen bocah berusia 11-12 tahun yang benar-benar memahami maksud persuasif yang muncul di setiap aspek iklan, yang memang dirancang untuk mempengaruhi anak-anak. Mereka memang rentan menjadi sasaran kata-kata hiperbola dan berbunga-bunga pada iklan-iklan tersebut.

Kesehatan anak bukan sekadar pola makan, tapi juga pemahaman sosial, emosional, dan kognitif mereka. Kesalahan lain yang sering dilakukan orang tua adalah membiarkan anak-anaknya terlalu lama menonton televisi, sehingga masalah yang muncul pun makin beragam, dari pola makan tak sehat, gangguan tidur, dan prestasi di sekolah yang kurang baik.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

ECOWATCH | PIPIT

Artikel lain: Berkebun, Rekreasi Sehat dan Menenangkan untuk Pensiunan

Makanan Sahabat Jantung Sehat Versi Ahli Gizi

Mendeteksi Penyakit dari Feses

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ketahui Penyakit Genetik, Pentingnya Tahu Riwayat Kesehatan Keluarga

18 Oktober 2022

Ilustrasi diabetes. Freepik.com
Ketahui Penyakit Genetik, Pentingnya Tahu Riwayat Kesehatan Keluarga

Setengah dari gen anak berasal dari orang tua biologis. Kadang adanya mutasi gen mengindikasi kemungkinan risiko memiliki penyakit genetik. Apa saja?


Anak Sulit Makan Sayur dan Buah? Ikuti Tips Mudah Ini

1 Juli 2019

Sekotak sayuran dipajang di kebun seluas 900 meter persegi di atap pusat pemilahan pos,  di Paris, Prancis, 22 September 2017. Kebun ini menanam buah-buahan, sayuran, tanaman aromatik dan obat-obatan. REUTERS/Charles Platiau
Anak Sulit Makan Sayur dan Buah? Ikuti Tips Mudah Ini

Apakah Anda sulit makan buah dan sayur? Lakukan berbagai tips mudah ini agar kebutuhan gizi anak Anda terpenuhi.


Saran Ahli Gizi agar Anak Terhindar dari Stunting

2 November 2018

Ilustrasi anak mengukur tinggi badan. answcdn.com
Saran Ahli Gizi agar Anak Terhindar dari Stunting

Menurut pakar gizi, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, perlu bekerja sama untuk menurunkan angka stunting.


Rumah Sedang Direnovasi, Perhatikan Kesehatan Anak-anak

8 Mei 2018

Ilustrasi pasangan mengecat rumah. shutterstock.com
Rumah Sedang Direnovasi, Perhatikan Kesehatan Anak-anak

Rumah yang sedang direnovasi sudah pasti kotor serta penuh debu dan zat kimia berbahaya. Lindungi anak-anak, jangan sampai kesehatan mereka terganggu.


Tanda Anak Keracunan Zat Berbahaya di Rumah dan Kiat Mengatasi

4 Maret 2018

Ilustrasi Keracunan
Tanda Anak Keracunan Zat Berbahaya di Rumah dan Kiat Mengatasi

Jauhkan bahan-bahan pembersih di rumah yang mengandung zat berbahaya. Kenali tanda anak keracunan zat tersebut.


Alasan Anak Tak Boleh Hanya Sarapan Buah dan Sayur

4 Maret 2018

Ilustrasi anak makan buah dan sayur. Shutterstock
Alasan Anak Tak Boleh Hanya Sarapan Buah dan Sayur

Menurut dokter, anak tidak dianjurkan hanya sarapan buah dan sayur karena tidak mengandung karbohidrat.


Anak Juga Butuh Pusat Kebugaran Khusus, Ini Saran Dokter

11 Januari 2018

Ilustrasi anak obesitas berolahraga. Kevin Frayer/Getty Images
Anak Juga Butuh Pusat Kebugaran Khusus, Ini Saran Dokter

Semakin banyak saja pusat kebugaran untuk anak dan menurut dokter anak memang butuh banyak beraktivitas.


Manfaat Menyusui buat Ibu dan Bayi, Cegah Obesitas sampai Kanker

14 Desember 2017

Ilustrasi Ibu menyusui. Shutterstock
Manfaat Menyusui buat Ibu dan Bayi, Cegah Obesitas sampai Kanker

Manfaat menyusui bagi kesehatan sangat besar, bukan saja untuk bayi tapi juga ibunya.


Anak Lesu dan Pucat, Waspadai Gejala Anemia

23 November 2017

Ilustrasi anak sakit. Shutterstock
Anak Lesu dan Pucat, Waspadai Gejala Anemia

Perhatikan anak Anda, bila terlihat pucat, lemas, dan lesu, bisa jadi ia mengalami anemia.


Kecoak dan Bulu Kucing Biang Kerok Asma? Ini Kata Dokter

26 September 2017

Kucing bernama Sam ini memiliki bulu berwarna hitam yang mirip alis. Sepintas ia terlihat seperti karakter kartun yang lucu. Berikut sejumlah kucing dengan corak bulu yang lucu dan unik. Boredpanda.com
Kecoak dan Bulu Kucing Biang Kerok Asma? Ini Kata Dokter

Kecoa itu alergen, bahan yang menyebabkan serangan asma. Kalau kecoak mati kan berterbangan kulit-kulitnya. Lalu?