Mempercantik Ruangan dengan Bunga Segar, Kenapa Tidak?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sxc.hu

    Sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta - Dekorasi ruangan menggunakan bunga tiruan rasanya sudah biasa. Bagaimana jika sebuah ruangan didekorasi dengan bunga-bunga asli yang dipetik langsung dari kebun?

    Soal penggunaan bunga artifisial dapat dimaklumi karena tahan lama dan tak perlu perawatan lebih. Sebaliknya, menggunakan bunga asli harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk merawat dan menggantinya.

    Baru-baru ini, penggunaan bunga asli untuk keperluan dekorasi coba dipraktekkan Central Department Store di salah satu tokonya di Jakarta. Selama lima hari, ratusan kuntum bunga segar didekorasi di tiap lantai pasaraya tersebut. Alhasil, dekorasi bunga itu menjadi perhatian tersendiri bagi para pengunjung.

    Pada lantai dasar, Central menciptakan vokal poin serupa labirin dengan tirai dari bunga dendrobium putih. Tujuannya untuk menghadirkan inspirasi taman gantung lengkap dengan gazebo berselimut bunga segar mulai dari mawar, dendrobium, hydrangea, dan lainnya.

    Kemudian di lantai satu, masih dengan inspirasi yang sama, pusat belanja itu menggunakan ayunan berhias bunga dan tanaman hidup, seperti cala lili, mawar, dan bunga matahari.

    Head of Visual Merchandising Central Department Store Jakarta Lisa Marly mengatakan konsep dekorasi bunga segar ini ingin memberikan pengalaman berbeda kepada para pengunjung sebab jarang ditemui. Dia mengklaim dekorasi menggunakan bunga asli merupakan yang pertama di Indonesia untuk sebuah toserba.

    "Setidaknya melihat sesuatu yang belum pernah dilihat, yakni instalasi cantik dari bunga asli. Di pernikahan saja belum tentu menemukan ini. Biasanya mereka setengah menggunakan asli dan separuh lainnya bunga artifisial," tuturnya, Selasa, 18 Oktober 2016.

    Lisa mengatakan dekorasinya menggunakan bunga-bunga impor dan lokal dari tulip hingga anggrek Thailand. Ada ribuan kuntum, belum lagi jenis-jenis pohon yang ikut melengkapi dekorasi tersebut. Namun bunga impor dinilainya memiliki warna yang lebih mengangkat di banding bunga lokal.

    "Kami pasang dalam satu malam. Konsepnya dirancang selama sebulan," ujarnya.

    Lantaran menggunakan bunga-bunga asli maka perawatannya pun ekstra. Lisa mengatakan dalam satu hari bunga-bunga tersebut harus disemprot sebanyak dua kali dengan air agar tetap segar. Selain penyemprotan, suhu ruangan harus tetap terjaga.

    "Karena itu, pendingin ruangan tidak pernah dinonaktifkan, baik pada malam maupun siang hari. Suhunya diturunkan sehingga menjadi lebih dingin," tuturnya.

    Di hari ketiga, bunga-bunga itu akan diganti seluruhnya dengan bunga-bunga baru yang lebih segar. Sementara itu, bila ada bunga yang layu, harus segera diganti dengan yang baru. Jadi, kami sudah siapkan bunga-bunga cadangan untuk mengganti yang layu," tuturnya.

    Dekorasi bunga ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun toserba tersebut, 29 September hingga 3 Oktober 2016. Lisa mengatakan ini tahun kedua perayaan menggunakan tema bunga, dan tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menggelar hal serupa.

    BISNIS.COM

    Artikel lain:
    Kesalahan yang Tak Disadari dan Membuat Rambut Rusak
    Membaca Potensi Diri Lewat Jari Tangan
    Apel dan Selada, Paling Joss Hilangkan Bau Mulut


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.