Membaca Potensi Diri Lewat Jari Tangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi telapak tangan. wisegeek.com

    Ilustrasi telapak tangan. wisegeek.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernahkah kita memperhatikan bentuk dan panjang jari tangan? Bukan hanya paranormal yang bisa meramal potensi dan kesehatan lewat tangan. Kita pun bisa melakukannya sendiri.

    Kate Middleton Menghukum Pangeran George

    Cobalah bandingkan telunjuk dan jari manis. Bila telunjuk lebih panjang, berarti kita tak berbakat di olahraga tapi baik dalam urusan memori verbal. Begitu hasil penemuan sebuah penelitian.

    Mereka yang memiliki telunjuk lebih pendek dari jari manis tidak mudah gugup, punya mentalitas lebih baik, dan berbakat di olahraga. Lalu bagaimana cara mengukur panjang jari tersebut.

    Luruskan tangan dan jari lalu perhatikan dari bagian telapak. Pada dasar telunjuk dan jari manis terdapat garis, satu di telunjuk dan dua di jari manis. Pilihlah garis yang paling dekat ke telapak dan pilihlah titik di tengahnya lalu tandai dengan pena. Ukur jari dari titik tersebut sampai ujung tertinggi jari.

    Menurut peneliti dr. Carl Pintzka, seperti dilansir Dailymail, orang dewasa yang telunjuknya lebih pendek merupakan akibat dari paparan testosteron ketika dalam kandungan. Bila jari manisnya panjang, maka paparan testosteronnya lebih banyak dan itulah yang membuat si pemilik jari bisa menjadi atlet hebat.

    Dalam penelitian sebelumnya, bila jari manis dan telunjuk sama panjang, maka pemiliknya adalah orang yang setia. Bila jari manis lebih panjang, maka orang itu gemar berselingkuh.

    Sama dengan ramalan atas telapak tangan, sepertinya kita boleh percaya boleh tidak dengan pendapat para ilmuwan tersebut.

    PIPIT


    Artikel lain:
    Yuk, Kita Mulai Makan yang Bersih
    Muka Bengkak Saat Bangun Tidur? Ini Sebabnya

    Apel dan Selada, Paling Joss Hilangkan Bau Mulut


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.