Ayah-Bunda, Jangan Tarik Tangan Ananda ya, Bahaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang  anak diayunkan orang tua di taman. cloudinary.com

    Seorang anak diayunkan orang tua di taman. cloudinary.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kegemaran anak adalah bermain. Maka ketika Anda menggendongnya, mengajaknya berlari, bahkan mengayun dengan kedua tangannya sambil berputar, anak pun terlihat sangat gembira. Namun, sebagai orang tua perlu Anda ketahui bahwa kebiasaan mengayunkan anak bukanlah kebiasaan yang baik.

    Anak Pelaku Bullying?

    Karena meskipun menyenangkan dan terlihat tidak melukai anak, kebiasaan mengayunkan tersebut bisa menyakiti anak. Sendi dan ligamen bayi atau anak kecil masih longgar, sehingga lengan anak bisa mengalami pergeseran dari sendinya atau yang disebut nursemaid's elbow.

    Gejala utamanya adalah rasa sakit yang timbul ketika anak menggerakkan sikunya. Terkadang, bisa timbul pembengkakan, memar, atau luka berat lainnya, seperti dilansir laman WebMD.

    Umumnya, nursemaid's elbow terjadi pada anak yang berusia di bawah 5 tahun. Karena ketika berusia 5 tahun, tulang anak semakin mengeras dan ligamen mereka semakin rapat dan tebal, sehingga membantu menjaga bahu berada pada posisinya.

    Walaupun kegiatan menarik lengan tersebut terjadi rutin setiap hari ketika Anda memakaikan baju kepada anak, namun kebiasaan mengayunkan anak tentunya akan menimbulkan risiko yang lebih besar dan sebaiknya dihindari.

    Selain, mengayunkan anak, nursemaid's elbow juga bisa terjadi ketika Anda menangkap tangan anak yang sedang terjatuh, mengangkat anak pada tangan atau pergelangannya, menarik tangan anak dengan keras agar ia berjalan lebih cepat, dan menarik lengan jaket anak dengan keras.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Mencegah Anak Jadi Pelaku Bullying
    Pesona Michelle Obama dalam Balutan Gaun Versace
    Tempat Membeli Kacamata Ternyata Mempengaruhi Kualitasnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.