Hati-hati, Kesepian Bisa Picu Stres dan Penyakit Fisik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • valstietis.lt

    valstietis.lt

    TEMPO.CO, Jakarta - Anda sering merasa sendiri dan kesepian? Hati-hati, kesehatan Anda bisa terganggu.

    Orang-orang yang kesepian menunjukkan tanda-tanda peningkatan reaktivasi virus herpes latent dan memproduksi lebih banyak protein terkait dengan inflamasi sebagai respons stres akut dibanding orang-orang yang punya lebih banyak koneksi sosial.

    Fakta tersebut diungkapkan periset Amerika dari Institute for Behavioral Medicine Research di Ohio State University. Hasil temuan ini dipresentasikan dalam pertemuan tahunan Society for Personality and Social Psychology di New Orleans.

    Kesepian bisa meningkatkan inflamasi, yang terkait dengan penyakit jantung koroner, diabetes tipe 2, arthritis, dan penyakit Alzheimer.

    Reaktivasi virus herpes latent yang diketahui terkait dengan stres menunjukkan kesepian berfungsi sebagai stressor kronik yang memicu respons imun yang tidak terkontrol secara baik.

    Orang yang kesepian cenderung merasa berada dalam hubungan yang berkualitas buruk. Riset sebelumnya menunjukkan kualitas hubungan yang buruk terkait dengan sejumlah masalah kesehatan, antara lain meninggal dini dan semua jenis kondisi kesehatan lain yang sangat serius.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Mulai Sekarang Makanlah Daging Buah Bersama Kulitnya
    6 Cara Meningkatkan Kesehatan Mental Anak
    Cairan Alkohol Ternyata Ampuh Bersihkan Peralatan Rumah



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara