Yeezy Kanye West Paling Banyak Libatkan Model Berkulit Hitam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fashion show Kanye West Yeezy Season 4 di New York City, 7 September 2016. Dimitrios Kambouris/Getty

    Fashion show Kanye West Yeezy Season 4 di New York City, 7 September 2016. Dimitrios Kambouris/Getty

    TEMPO.CO, Jakarta - Di balik banyaknya kekurangan, fashion show Yeezy Season Four melibatkan 97 persen model berkulit gelap didalamnya. Fashion show brand milik Kanye West ini paling menunjukkan keberagaman dari empat pekan mode di seluruh dunia.

    Inilah laporan dari TheFashion Spot terbaru. Sejak tahun 2014, TheFashionSpot merilis laporan tentang keragaman dalam setiap musim fashion show. Fashion telah menjadi industri eksklusif yang mengabaikan warna dan keragaman model, sehingga membuat laporan ini menjadi sangat penting. Laporan musim ini mensurvey 299 fashion show dan 8,832 penampilan model dari New York, London, Paris, dan Milan fashion week.

    “Untuk pertama kalinya dalam sejarah lebih dari 25 persen model yang terlibat bukan berkulit putih,” catatan dalam laporan tersebut.

    New York fashion week  yang digelar bulan lalu, memang kurang menunjukkan keragaman dari fashion week yang digelar bulan Februari. Tapi New York merupakan kota yang paling inklusif dibanding kota lainnya. Sebanyak 30,3 persen model berkulit gelap ikut berpartisipasi dalam New York Fashion Week, sementara di Milan hanya 20,9 persen paling sedikit diantara kota lainnya. Paris memperkerjakan 24,1 persen dan London 23,5 persen model berkulit gelap.

    Anehnya, Chromat dan Christian Siriano, dua label yang terkenal dengan inklusivitasnya, tidak termasuk dalam daftar laporan The Fashion Spot. Ini bisa menjadi tolak ukur, bahwa begitu banyak desainer yang menujukkan inkluisivitasnya.

    Setelah Kanye West, urutan berikutnya adalah fashion show Kimore Lee Simmons dengan 82 persen model berkulit gelap, Ashish 75 persen, dan Brandon Maxwell sebanyak 69 persen. Sementara ada 5 fashion show yang sama sekali tidak ada model berkulit gelap, termasuk  Junya Watanabe dan The Row milik Mary-Kate dan Ashley Olsen.

    Sedangkan pemilihan model berdasarkan ukuran, usia, dan jenis kelamin masih jauh lebih sedikit dibanding pemilihan model berdasarkan ras. Sebanyak 16 model berukuran tubuh besar berjalan di fashion show New York, tapi tidak ada di Paris, Milan, dan London. Sepuluh model transgender ikut terlibat, 8 di New York, 1 di Paris, dan 1 di Milan.

    HUFFINGTON POST | NIA PRATIWI

    Baca juga:
    Putri Johnny Depp, Lily Rose Bentuk Karakter Busana Sendiri
    Tanda-tanda Seseorang Stylish, Apa Saja Itu
    'I Know You Know' Akan Ikut Fashion Kode 2016 di Korea


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.