Masih Muda Kok Kulitnya Keriput, Apa Sebabnya?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wajah berkeriput. Shutterstock.com

    Ilustrasi wajah berkeriput. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap bercermin di pagi hari, kita memperhatikan kondisi wajah, khususnya apakah ada tanda-tanda penuaan berupa garis-garis halus dan keriput di sekitar mata, pipi, bibir, dan dahi. Keriput pada dasarnya muncul karena kekenyalan atau elastisitas kulit berkurang. Lazimnya kulit bekerut lantaran usia bertambah.

    Telat Puber

    Namun ada beberapa orang yang usianya masih muda, namun kulitnya keriput. Perlu Anda ketahui beberapa jenis keriput yang didasarkan pada pemicunya. Setiap karakter kulit berkerut punya penanganan berbeda. Sekarang perhatikan wajah Anda, di mana saja letak keriput itu?

    1. Keriput karena ekspresi
    Guratan pada kulit saat kita cemberut, tersenyum, atau tertawa terlihat jelas pada kulit di sekitar mulut, antara alis dan di sudut luar mata. “Keriput ini disebabkan karena membuat ekspresi yang sama berulang kali,” kata ahli bedak plastik Gosel Anson dikutip dari laman NewBeauty. Botox dan filler dapat mengurangi keriput jenis ini.

    2. Keriput elastis
    Keriput ini seperti lipatan kecil yang terbentuk pada pipi, bibir dan leher. Cara terbaik untuk mencegahnya adalah dengan menghindari sinar matahari dan memakai tabir surya setiap hari. “Kerusakan akibat ultraviolet dapat membuat kulit menipis, garis-garis halus, dan kerutan,” kata dokter kulit Ava Shamban. Anda bisa merawat kulit dengan laser dan peeling.

    3. Keriput akibat kulit tertekan benda lain
    Jenis keriput ini baru ditemukan. Biasanya muncul pada wajah, leher dan dada di pagi hari. Pada beberapa kasus, kerutan jenis ini bisa hilang dengan sendirinya setelah bangun tidur, namun ada pula yang menetap. Keriput ini disebabkan wajah menghadap bantal saat tidur. “Cara mencegahnya dengan tidur telentang atau menggunakan bantal khusus yang dapat meredakan tekanan pada kulit,” kata Anson.

    4. Keriput akibat gravitasi
    Kulit kendur disertai dengan keriput dan dapat muncul di mana saja pada wajah. Keriput ini disebabkan hilangnya kolagen dan elastin, baik dari proses penuaan alami maupun kerusakan akibat sinar matahari. Cara menghilangkannya dengan melakukan facelift atau ultherapy.

    5. Keriput atrofi
    Keriput ini seperti garis paralel pada dahi yang muncul ketika alis berkerut. “Seperti jenis keriput yang lain, kondisi ini diperburuk dengan hilangnya kolagen dan elastin di kulit,” kata Anson. Hidrasi dan perawatan kulit berkualitas dapat memperlambat munculnya keriput. “Jika ingin ingin mengembalikan volume dan reposisi bantalan lemak pada kulit, Anda dapat melakukan filler,” kata Shamban.

    NIA PRATIWI

    Berita lainnya:
    Tanda-tanda Anda Sadar Gaya, Apa Saja?
    Luna Maya Lebarkan Sayap ke Bisnis Kecantikan
    Lirik Fashion, Zayn Malik Kolaborasi dengan Versus Versace


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.