Sambutan dan Pelukan Anak Pelepas Lelah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu bertemu anak sepulang kerja. cafemomstatic.com

    Ilustrasi ibu bertemu anak sepulang kerja. cafemomstatic.com

    TEMPO.COJakarta - Ibu bekerja kerap merasakan kelelahan luar biasa sepulang dari bekerja. Namun segudang rutinitas rumah selalu siap menyambut dengan sukacita. Terutama anak-anak yang ingin segera dipeluk atau bermain bersama ibunya.

    Selama ini ada sebuah teori psikologi yang diyakini banyak orang bahwa, ketika kita merasa lelah, sebaiknya jangan dekat-dekat dulu dengan anak. Dengan alasan, anak nanti akan tertular atau terkena imbas emosi negatif yang dibawa ibu. Hubungan ibu dengan anak pun dianggap berisiko terganggu.

    Namun pendongeng Gery Puraatmaja atau akrab disapa Paman Gery menolak tegas hal tersebut. Menurut dia, ini teori psikologi yang salah diterapkan orang tua. Dengan berkata, “Saya lagi tidak mood”, sehingga harus agak jauh dari anak, ini malah berdampak buruk bagi kedua belah pihak, ibu dan anak.

    “Justru saat itu keberadaan anak adalah remedy atau sesuatu yang bisa menjadi pembawa ketenangan bagi ibu. Contoh, pulang kerja capek, melihat anak yang berkeringat, bau asam, coba deh peluk. Percaya, deh, kecapekan dan kepenatan kita akan langsung hilang. Mereka akan menjadi obat,” tuturnya. “Selain itu, hal ini berdampak baik juga untuk anak karena mereka jadi merasa secure.

    Ditambahkan Gery, jangan sampai ibu malah bilang istilah: mama capek, kamu main dulu sana dengan Mbak (ART), jauh-jauh sana, mama mau istirahat dulu, dan semacamnya. “Sekali (kalimat semacam itu) terdengar oleh anak, terutama ketika anak masih dalam masa-masa pertumbuhan, itu akan terekam selamanya. Ini yang akan menyebabkan rasa insecure saat kelak mereka dewasa,” ucapnya.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lain:
    Kapan Usia Ideal untuk Hamil?
    Inilah Fakta-fakta tentang Saluran Pencernaan Manusia
    Rahasia Iga Bakar Rawit Warung Legoh Bandung


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.