Ingin Cepat Hamil, Coba Ubah Pola Hidup Anda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc.hu

    sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta - Tekanan alias stres sangat mempengaruhi tingkat kesuburan suami-istri. Penjelasan medisnya begini, pusat hormon wanita berada di otak, yakni di hipofisis. Dalam bekerja, ia sangat dipengaruhi otak besar. "Kinerja otak besar terpengaruh oleh suprasistem atau superego, yakni marah, senang, susah, stres, dan emosi-emosi lain,” kata dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Achmad Mediana.

    Banyak Diskon Nafsu Memborong, Berpeganglah!

    Anda mungkin pernah mendengar seorang teman mengeluh haidnya tak teratur atau mengalami perdarahan. Setelah dicek secara medis, tidak ada kelainan fisik. Ternyata, itu terjadi akibat kelainan psikis. Jangan salah. Pria pun bisa mengalami hal yang sama, yakni turunnya kualitas sperma.

    Kuncinya, ubah pola hidup Anda. Jika memungkinkan, carilah tempat kerja yang tidak terlalu jauh dari rumah. Atau, mencari rumah yang tak terlalu jauh dari kantor. Hindari merokok dan asap rokok, kopi, alkohol, makanan mentah, setengah matang, serta yang dibakar agak gosong. Perbanyak sayur, buah, dan susu. Bagaimana dengan olahraga? Yang penting keteraturannya. Bukan jenis olahraganya.

    Kalau mau cepat hamil, jangan melakukan olahraga yang sifatnya mengencangkan, melainkan melenturkan, seperti yoga, renang, dan berjalan kaki. Untuk pria, hindari olahraga yang terlalu membebani area panggul. Yang direkomendasikan, olahraga yang mendinginkan, seperti renang dan jalan kaki.

    “Kalau boleh menyarankan, setidaknya seminggu dua kali berolahraga di bawah sinar matahari pagi. Dengan terpaan sinar matahari, metabolisme kalsium dan vitamin D akan aktif dan itu sangat membantu proses fertilisasi atau pembuahan,” kata Achmad.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Tidur, Kunci Sukses Perawatan Kulit di Usia 30-an
    Stephanie Kurlow Balerina Berhijab Perjuangkan Hak Minoritas
    Kylie Jenner Akhirnya Mengaku Telah Berbohong tentang Bibirnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.