Stephanie Kurlow Balerina Berhijab Perjuangkan Hak Minoritas  

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Stephanie Kurlow (14 tahun), remaja berhijab yang bercita-cita jadi balerina profesional. Alarabiya.net/Stephanie Kurlow

TEMPO.COJakarta - Stephanie Kurlow, 15 tahun, menjadi perbincangan di media tentang launch good crowfunding campaign, sebuah kampanye yang bertujuan mengumpulkan dana bagi keperluan sekolah baletnya.

Ia berhasil mengumpulkan sekitar Aus$ 7.000 atau Rp 68 juta. Ia juga mendapatkan beasiswa dari brand olahraga asal Swedia, yang bertujuan mendukung para atlet yang memiliki impian besar. Kini, Stephanie menjalani pelatihan selama 25 jam setiap minggu.

"Saya ingin menyemangati anak muda, wanita, dan mereka yang memiliki latar belakang ras dan budaya berbeda, dan mendobrak batasan tersebut dan stereotip tentang balet dan industri perfilman bagi mereka yang tidak memenuhi standar yang ditentukan," ujar balerina asal Australia ini.

Menurut dia, kaum minoritas kerap tidak terwakilkan dalam industri balet di Australia, meskipun kini industri tersebut telah berubah secara perlahan dengan mengajak mereka yang memiliki latar belakang berbeda untuk ikut serta. "Menjadi balerina berhijab pertama cukup menantang karena masyarakat dunia baru pertama kali melihat hal ini," kata penganut agama Islam sejak enam tahun lalu itu. Ia mengaku pelatihan baletnya tidak menjadi penghalang bagi agama yang dianutnya, demikian pula sebaliknya.

Selain menjadi balerina profesional berhijab pertama, Stephanie memiliki impian lain: "Saya ingin mendirikan sekolah seni pertunjukan dan perusahaan yang menyediakan kebutuhan bagi masyarakat yang memiliki keahlian dan latar belakang berbeda."

Ia juga ingin mengembangkan support group yang menyediakan terapi berupa seni pertunjukan untuk masyarakat difabel dari daerah pedesaan dan komunitas Aborigin. Keinginannya tidak berhenti sampai di situ. Stephanie juga ingin menembus industri perfilman dengan tujuan membantu merepresentasikan muslim dan kelompok lain yang tidak mendapatkan banyak kesempatan dalam industri tersebut.

Perjuangan Stephanie tidaklah mudah. Ia juga mendapat banyak komentar negatif anti-muslim di media online. Namun ia tidak ambil pusing akan komentar tersebut. "Banyak orang di dunia ini yang tak acuh tentang budaya dan agama lain, dan saya berharap bisa mengedukasi mereka dengan cerita dan pesan yang saya sampaikan serta menghilangkan stereotip tentang budaya, ras, keahlian, dan gender."

Stephanie pun mengingatkan para wanita yang kini tengah berjuang melakukan hal yang dicintai untuk tidak menyerah dan memanfaatkan setiap kesempatan, tapi tetap memegang teguh nilai personal.

TABLODIBINTANG

Baca juga:
Kiat Nyaman Beraktivitas dengan Hijab Syar`i
Hijabers Indonesia Dukung Pemakai Burkini di Prancis
Blakblakan Blogger Muslimah Ascia AKF tentang Busananya






Hari Hijab Sedunia: Berikut 10 Jenis Bahan Jilbab yang Perlu Diketahui Para Hijaber

6 hari lalu

Hari Hijab Sedunia: Berikut 10 Jenis Bahan Jilbab yang Perlu Diketahui Para Hijaber

Agar tampilan hijab tetap rapi, maka para hijabers perlu memperhatikan bahan yang digunakan, misalnya bahan ceruti, sutera, chiffon, dan lainnya.


Hari Hijab Sedunia: Hijabofobia Makin Tinggi

6 hari lalu

Hari Hijab Sedunia: Hijabofobia Makin Tinggi

Hari Hijab Sedunia 1 Februari mengingatkan makin tingginya hijabofobia karena iklim politik, sehingga wanita Muslim pemakai jilbab terdiskriminasi


1 Februari Diperingati Sebagai Hari Hijab Sedunia, Begini Kilas Balik Penetapannya

7 hari lalu

1 Februari Diperingati Sebagai Hari Hijab Sedunia, Begini Kilas Balik Penetapannya

Hari Hijab Sedunia mendorong agar wanita dari berbagai negara dan kepercayaan untuk mencoba mengenakan hijab dan mengerti bagaimana rasanya.


Berdansa di Depan Umum, Pasangan Muda Iran Dipenjara Masing-masing 10,5 Tahun

7 hari lalu

Berdansa di Depan Umum, Pasangan Muda Iran Dipenjara Masing-masing 10,5 Tahun

Keduanya tidak diperkenankan mendapat pembelaan hukum oleh pemerintahan Iran.


Iran Bebaskan Aktris Top yang Dipenjara karena Ikut Protes Anti-Pemerintah

34 hari lalu

Iran Bebaskan Aktris Top yang Dipenjara karena Ikut Protes Anti-Pemerintah

Alidoosti mendukung protes di Iran, termasuk dengan memposting fotonya di Instagram pada November tanpa penutup kepala wajib.


Clean Hijab Diperkirakan Jadi Tren Hijab 2023

41 hari lalu

Clean Hijab Diperkirakan Jadi Tren Hijab 2023

Ini tren hijab yang akan booming di tahun 2023


Pemimpin Taliban Akhundzada Perintahkan Penerapan Penuh Syariat Islam

15 November 2022

Pemimpin Taliban Akhundzada Perintahkan Penerapan Penuh Syariat Islam

Hibatullah Akhundzada memerintah Afghanistan dengan dekrit dari Kandahar, tempat kelahiran dan jantung spiritual gerakan Taliban.


Hijab Terlepas di Podium, Pemanah Iran Dianggap Mendukung Protes

12 November 2022

Hijab Terlepas di Podium, Pemanah Iran Dianggap Mendukung Protes

Pemanah Iran dianggap sengaja mendukung protes antipemerintah setelah video yang beredar menunjukkan hijab yang ia pakai jatuh saat di podium.


Iran Kecam Skater yang Tidak Memakai Hijab di Luar Negeri

9 November 2022

Iran Kecam Skater yang Tidak Memakai Hijab di Luar Negeri

Skater Iran dikecam karena tidak mengenakan hijab saat bertanding di Turki. Tindakannya dianggap mendukung protes antipemerintah.


Bertanding Tanpa Hijab, Atlet Panjat Tebing Iran Terancam Ditahan

19 Oktober 2022

Bertanding Tanpa Hijab, Atlet Panjat Tebing Iran Terancam Ditahan

Atlet panjat tebing Iran, Elnaz Rekabi, menyatakan bertanding tanpa hijab bukan kesengajaan. Para penyambutnya menyebut dia sebagai pahlawan.