6 Makanan Olahan yang Harus Dilupakan Selamanya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi minuman bersoda. TEMPO/Rully Kesuma

    Ilustrasi minuman bersoda. TEMPO/Rully Kesuma

    TEMPO.COJakarta - Makanan olahan memang mudah didapat sekaligus memiliki aneka rasa yang menggugah selera. Tapi kita jarang menyadari bahwa segala makanan olahan yang masuk ke keranjang belanja bisa menjadi masalah buat kesehatan.

    Amankah Diet Paleo?

    Bila selama ini tak peduli dengan makanan yang kita beli, sekarang waktunya agar lebih teliti. Berikut ini enam makanan olahan yang sebaiknya dihindari sebelum menyesal di kemudian hari versi Cheat Sheet.

    1. Makanan beku

    Makanan beku bisa sangat berbahaya karena mereka terlihat lebih sehat dari kenyataannya. Apa pun jenisnya, potongan kentang, ayam, daging, atau kacang kapri, tetap saja di dalamnya terkandung sodium dan lemak tak sehat.

    2. Soda
    Tak ada yang bisa merusak nutrisi dari makanan sehat yang dimasak di rumah selain sekaleng minuman bersoda. Sejak dulu minuman ini diklaim bisa membuat gemuk, juga meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

    3. Sosis
    Menyantap hotdog di siang hari mungkin terdengar menyenangkan. Namun yang namanya daging hasil diasinkan, diasap, atau dipanggang, tetap saja berpengaruh pada kesehatan jantung. Bukan hanya lemak yang harus dikhawatirkan, melainkan juga zat tambahan atau pengawet.

    4. Sereal mengandung gula
    Sereal adalah makanan praktis untuk sarapan, mudah disajikan, dan cukup mengenyangkan. Anak-anak juga menyukainya. Tapi perhatikan dulu keterangan pada kemasannya sebelum membeli. Hindari sereal yang mengandung gula.

    5. Kentang goreng
    Seporsi besar kentang goreng yang renyah dengan teman saus sambal adalah makanan yang sulit dihindari, terutama saat menyantap ayam goreng atau duduk menonton televisi. Tapi makanan olahan ini harus dihindari. Menurut Bodybuilding.com, kentang goreng mengandung lemak jenuh yang tinggi dan bisa menyumbat arteri. Lebih baik pilih kentang segar yang dipanggang.

    6. Margarin
    Pakar menyatakan margarin lebih sehat daripada mentega, tapi kenyataannya tidak demikian. Menurut Health, margarin adalah gumpalan minyak yang bisa menaikkan kadar kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik sehingga memicu stroke dan penyakit jantung. Daripada menggunakan margarin untuk memasak, lebih baik pilih minyak tanpa lemak trans dan lemak jenuh, misalnya minyak zaitun.

    PIPIT

    Berita lainnya:
    Goyang Lidah dengan Nasi Jemblung Lidah
    Anemia pada Remaja Putri Berbahaya bagi Organ Reproduksi
    Tak Sempat Mandi, Ada 6 Cara Supaya Tetap Pede Beraktivitas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.