Boleh Marah, tapi Ketahui Dulu 7 Batasannya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan bertengkar/cekcok. Shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan bertengkar/cekcok. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bertengkar, berbeda pendapat, hingga beradu argumen adalah hal yang wajar terjadi pada pasangan dalam suatu hubungan. Pertengkaran kecil merupakan hal yang biasa dan pasti terjadi.

    Pelajaran dari Kim Kardashian

    Kendati pertengkaran sulit dihindari, sebaiknya Anda dan pasangan bersikap dewasa agar kondisi yang ‘panas’ itu tidak menjadi-jadi dan berkepanjangan. Sebab, apapun yang terjadi, hubungan Anda dan pasangan menjadi taruhannya. Karena itu, ketika Anda berdua sedang terlibat pertengkaran, jangan sampai melakukan 7 sikap berikut ini:

    1. Memanggil dia dengan namanya
    Memanggil dengan namanya, terlebih dengan suara keras penuh emosi. Mungkin Anda merasa kesal, tapi bila sampai melakukan ini, berarti hubungan kalian berdua sedang dalam bahaya. Ini juga bisa berarti Anda memiliki masalah dengan emosi dan perlu belajar mengendalikannya.

    2. Membunuh karakter dia
    Anda menceritakan perilaku pasangan kepada orang lain. Dengan melakukan ini, Anda sama saja merusak reputasinya. Belum tentu dia seburuk apa yang Anda pikirkan. Bisa saja penilaian Anda terhadapnya dipengaruhi emosi yang tengah meledak-ledak. Kalau pun Anda ingin berbagi perasaan, bicaralah kepada seseorang yang benar-benar bisa dipercaya.

    3. Kekerasan fisik
    Pria tidak boleh lakukan kekerasan terhadap wanita. Begitu juga sebaliknya. Saat bertengkar dengan pasangan dan situasi sudah di luar kendali, lebih baik pergi atau menjauh darinya sementara waktu. Ketika suasana dirasa sudah agak tenang, Anda bisa mengajak pasangan untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik.

    4. Memberi ultimatum
    Setiap kali bertengkar, ujung-ujungnya Anda dan pasangan saling mengultimatum. Bila Anda dan pasangan sering melakukan ini, berarti hubungan kalian sudah tak sehat dan dijalani karena terpaksa.

    5. Melibatkan orang lain
    Anda berdua bertengkar di hadapan orang lain. Bila Anda sampai melibatkan pihak lain ke dalam pertengkaran, maka itu adalah kesalahan besar, karena itu hanya akan membuat perseteruan kian memanas. Sebisa mungkin hindari ribut di depan orang lain. Bila memang tak terhindarkan, jangan ada yang turut campur.

    6. Mengumbar pertengkaran di media sosial
    Percayalah, cara ini akan menjadi bumerang bagi Anda sendiri. Selain tidak dewasa, tindakan ini juga akan membuat Anda dan pasangan, serta hubungan yang kalian jalin, tampak buruk.

    7. Membuat keputusan mendadak
    Bertengkar sedikit, langsung bilang putus. Saat sedang emosi, otak tidak dapat berpikir jernih. Semarah apapun, Anda harus bisa mengendalikan diri. Jangan sampai melakukan tindakan yang akan Anda sesali di kemudian hari.

    ALLWOMENSTALK | LUCIANA

    Berita lainnya:
    Maruli Tampubolon Buka Rahasia Sehat Luar-Dalam
    Jangan Menunggu Sakit untuk Cek Darah di Laboratorium
    Orang Tua Bertengkar di Depan Anak, Waspadai Efek Buruknya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.