3 Langkah Jitu agar Pede Masuk Dunia Kerja

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • freepicturesweb.com

    freepicturesweb.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Memasuki dunia kerja tak ubahnya seperti sebuah pertarungan. Diperlukan keahlian, kemampuan, kesabaran dan sedikit keberuntungan untuk bersaing dengan jutaan pencari kerja lainnya demi mendapatkan pekerjaan impian.

    Obat Unik Victoria Beckham: Makan

    Kompetisi tak terhindarkan, sehingga penolakan lamaran menjadi hal yang sangat wajar dialami setiap pencari kerja. Untuk meminimalisir risiko ditolak saat melamar kerja, Anda harus punya nilai lebih dalam segala hal, termasuk kepercayaan diri.

    Bagaimana cara meningkatkan kepercayaan diri ketika memasuki dunia kerja? Berikut tiga langkahnya untuk Anda:

    1. Yakinlah Anda mampu
    Masalah terbesar yang paling sering dihadapi orang saat melamar pekerjaan, tak yakin akan kemampuan diri sendiri. Mereka selalu merasa tak masuk kualifikasi, merasa masih harus banyak belajar, dan butuh banyak pengalaman. Itu ada benarnya, Anda harus selalu merasa perlu belajar banyak.

    Namun jangan terjebak memikirkannya, tanpa melakukan tindakan nyata. Jika Anda terus berpikir “saya tak bisa mendapatkan pekerjaan ini, kecuali saya punya x, y, dan z,” maka Anda tak akan pernah mendapatkan pekerjaan.

    Jadi, langkah pertama yang harus Anda lakukan, meyakini Anda punya kemampuan untuk mendapatkan pekerjaan. Keyakinan akan meningkatkan kepercayaan diri dan rasa percaya diri itu tecermin dalam sesi wawancara kerja—yang biasanya tahap paling krusial dalam melamar kerja.    

    2. Lupakan bidang studi
    Terkadang orang sangat terpaku dengan bidang studi yang telah ditempuh. Saat mencari iklan lowongan pekerjaan, mereka membatasi diri pada pekerjaan yang berkaitan dengan studi mereka. Sesungguhnya, kecuali Anda mencari pekerjaan yang sangat spesifik, bidang studi Anda tak akan banyak berpengaruh.

    Cobalah berpikir lintas bidang. Saat ini bahkan banyak sekali lowongan pekerjaan yang tidak memberi syarat lulusan studi tertentu, kecuali jenjang studi. Alih-alih berpedoman pada bidang studi, fokuslah pada minat dan hal-hal yang Anda sukai. Tak masalah jika Anda berlatar pendidikan ekonomi manajemen, tetapi memiliki minat yang besar dan ingin mencoba bekerja di dunia mode. Bahkan banyak sekali orang yang sukses menjalani karier yang sama sekali tak ada kaitannya dengan bidang studi yang dienyam sebelumnya.

    Bagi Anda yang baru memasuki dunia kerja, ketahuilah terkadang perusahaan bahkan tak peduli dengan pendidikan Anda—mereka hanya butuh sebagai formalitas dan untuk menentukan golongan kerja Anda. Kuncinya fleksibilitas. Perusahaan menyukai orang-orang yang memiliki bakat dan gairah tinggi pada satu bidang ketimbang mereka yang hanya mengandalkan nilai akademis namun lesu.

    3. Hilangkan rasa takut
    Bayangkan saat kali pertama belajar mengemudi; Anda pasti cemas saat berada di balik kemudi. Meski telah mendapat pengarahan, membaca banyak instruksi cara mengemudi, dan melihat bagaimana cara mengemudi, rasa takut sulit disingkirkan. Ketika akhirnya menginjak pedal dan memegang kemudi, semua teori yang telah Anda pelajari buyar. Anda lebih banyak menggunakan insting untuk mengatasi berbagai rintangan yang dihadapi. Dengan sendirinya Anda harus mengalahkan rasa takut dan belajar banyak hal serta bagaimana cara mengatasinya.

    Begitu pula saat melamar pekerjaan. Sebanyak apa pun teori yang telah Anda pelajari, Anda tak pernah benar-benar tahu apa yang akan dihadapi dan bagaimana cara mengatasinya. Setiap proses melamar kerja adalah proses belajar yang baru. Setiap penolakan adalah pembelajaran baru. Setiap surat lamaran yang tak direspons menandakan perlunya ada koreksi.

    Hilangkan rasa takut. Jangan terbebani target-target yang muluk. Anda tak perlu panik jika belum jadi manajer di usia 25 tahun. Tenanglah. Perjalanan karier Anda bukanlah sebuah pertandingan lari cepat, tetapi maraton yang panjang dan butuh ketahanan untuk mencapai garis finis.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Kiat Mudah Meredakan Emosi Suami yang Lelah
    Detak Jantung Terlalu Sering Berbahaya buat Kesehatan
    Kulit Victoria Beckham Bermasalah, Ternyata Obatnya Makan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.