Jangan Ragu, Siapa Tahu Belahan Jiwa Ada di Dekatmu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sepasang kekasih tengah berjemur dalam liburannya di Pantai Watukarung, Kecamatan Pringkukuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, 19 Agustus 2016. Memiliki ombak tinggi setinggi 4 meter, membuat peselancar kelas dunia, Bruce Irons tertarik mencoba berselancar di sini. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

    Sepasang kekasih tengah berjemur dalam liburannya di Pantai Watukarung, Kecamatan Pringkukuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, 19 Agustus 2016. Memiliki ombak tinggi setinggi 4 meter, membuat peselancar kelas dunia, Bruce Irons tertarik mencoba berselancar di sini. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

    TEMPO.CO, Jakarta - Apakah kita termasuk yang percaya pada konsep belahan jiwa? Banyak yang berpendapat orang yang mampu berpengaruh besar dalam hidup dan sangat berarti buat kita adalah belahan jiwa.

    Tak perlu jauh-jauh mencari belahan jiwa karena siapa tahu ia berada di dekat kita. Berikut beberapa tanda bahwa kita telah menemukannya.

    #Tak ragu membagi rahasia
    Bersikap terbuka pada orang yang baru dikenal bukan pilihan banyak orang. Tapi apabila kita tak ragu membagi sesuatu yang tak pernah diungkapkan pada orang lain pada seseorang yang belum lama kita kenal, bisa jadi itu adalah pertanda bahwa kita “terkait” dengan orang tersebut.

    #Daya Tarik yang kuat
    Kita tak hanya membahas soal daya tarik fisik tapi juga emosional. Rasanya kita ada ikatan emosional dengan orang tersebut dan pikiran, tubuh, dan jiwa kita bertemu dengan miliknya.

    #Ada ikatan kimiawi
    Selain saling tertarik, kita juga merasa memiliki ikatan kimiawi dengan orang tersebut yang tidak bisa dilihat dan diraba, terutama bila sedang berdua saja. 

    #Tak perlu kata-kata
    Tatapan penuh makna sudah mengungkapkan segalanya, tak perlu kata-kata lagi. Komunikasi nonverbal itu lebih sakti sehingga begitu banyak momen yang tak butuh kata-kata untuk mengungkapkan perasaan. 

    #Mudah tertawa
    Tawa adalah kunci dari sebuah hubungan yang bahagia. Bila kita mudah dan sering tertawa saat bersamanya, maka hubungan yang tepat sedang berlangsung. Bila hubungan selalu tegang tanpa keceriaan, maka pasti ada yang salah.

    #Ada ikatan batin
    Ketika berada di dekat orang tersebut, kita merasa sangat menginginkannya. Rasa terikat tak bisa disangkal dan setiap otot tubuh pun menyepakatinya. Ketika sedang berdekatan, tubuh kita dan dia saling merespon secara otomatis.

    #Merasa hanya bersamanya
    Saat bersamanya, kita tak bisa membayangkan orang lain dan bagaimana hidup kita tanpa si dia. Pikiran hidup berjauhan dengannya sangat menyakitkan. Kita ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengannya dan saling mengisi.

    CHEATSHEET | PIPIT

    Baca juga:
    Jika Anda dan Dia Sudah Mulai Tak Ada Rasa
    3 Pertimbangan Sebelum Ucapkan, `Aku Mau Jadi Pacarmu`
    Jadilah Pasangan Menyenangkan demi Kesehatan Teman Hidup


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.