5 Pertimbangan Sebelum Membeli Apartemen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi apartemen mungil. Freshome.com

    Ilustrasi apartemen mungil. Freshome.com

    TEMPO.COJakarta - Lahan hunian yang kian terbatas membuat masyarakat memilih tinggal di apartemen. Perkembangan apartemen tidak hanya di Jakarta, tapi hunian bersusun itu kini juga mulai hadir di ibu kota provinsi lain di Indonesia, bahkan second cities.

    Minum Kopi Sehat

    Pada awal Oktober 2016, Brewin Mesa Pte Ltd dan Shenning Emerging Asia Real Estate Fund Pte Ltd meluncurkan The Lana, sebuah apartemen eksklusif di Alam Sutra, Tangerang.

    Acara itu dihadiri Presiden Direktur Bill Cheng, Global Board Director Aedas Andrew Bromberg dan Kevin Jose, dan Ketua Asosiasi Real Estate Broker Indonesia Then Lei Min. Dalam sesi diskusi, para narasumber berbagi lima hal yang layak Anda dan pasangan pertimbangkan sebelum membeli apartemen. Apa saja?

    1. Lokasi
    Ini faktor paling mendasar saat memilih hunian. Apakah letaknya dekat dari kantor suami? Apakah hunian ini tidak terlalu jauh dari sekolah anak? Seandainya jauh dari sekolah si kecil dan kantor suami, apakah akses transportasi menuju ke sana mudah didapat?

    Selain itu, apakah di sekitar lokasi banyak fasilitas umum (fasum)? Selain perkantoran dan sekolah, fasum lain, seperti rumah sakit, SPBU, pasar swalayan, dan rumah ibadah layak diteliti. Cek juga apakah lokasi hunian yang Anda incar strategis. “Caranya, cek di sekitar apartemen idaman Anda apakah ada proyek-proyek properti lain yang sedang berkembang. Jika ya, hampir dapat dipastikan lokasi yang Anda pilih strategis,” ujar Bill.

    2. Harga
    Inilah faktor paling sensitif saat Anda dan suami hendak membeli properti. Jika lokasi sudah sreg di hati, apakah harga sudah sesuai dengan anggaran Anda? Jika mendapat harga setengah dari harga apartemen lain di sekitar tempat yang Anda incar, segera buat keputusan.

    3. Ukuran dan fasilitas unit apartemen
    “Untuk merasakan kebahagiaan bersama pasangan dan anak-anak, Anda butuh ukuran hunian yang membangkitkan kesan nyaman dan lega. Bukannya apartemen yang terkesan sumpek. Ukuran apartemen sangat penting untuk dipertimbangkan. Pikirkan apakah luas hunian yang Anda beli sekarang masih diminati lima-sepuluh tahun ke depan,” kata Andrew menambahkan.

    4. Keamanan
    Banyak orang Indonesia beranggapan yang namanya rumah harus menyentuh tanah. Benar. Tapi apartemen tentu memiliki keunggulan lain yang lebih spesifik. Keamanan, misalnya. Pastikan apakah di apartemen yang Anda incar itu ada petugas keamanan yang siap 24 jam per hari dan 7 hari seminggu. Tanyakan pula soal CCTV yang beroperasi untuk menjaga keamanan penghuni.

    5. Cara membayar
    Letak, harga, ukuran, fasilitas, dan keamanan sudah sesuai dengan harapan. Yang satu ini tak kalah penting dipertimbangkan: cara membayar. Ada banyak pilihan, misalnya bayar tunai, bayar dengan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), atau installment 36 kali. 

    Atau, carilah apartemen yang memiliki fitur pembayaran progressive payment, yang populer di Singapura. Membayar dulu 10 persen di awal, kemudian tidak membayar lagi. Setelah pihak pengembang melakukan groundbreaking, bayar lagi 15 persen. 

    Setelah pembangunan mencapai lantai dan unit yang Anda beli, Anda membayar lagi 10 persen dengan waktu yang disepakati antara pengembang dan konsumen. Metode pembayaran ini menunjukkan dua hal. Pertama, pengembang percaya diri dengan produknya yang terus berkembang. "Di sisi lain, Anda punya lebih banyak waktu untuk mengumpulkan uang sekaligus memantau seberapa baik perkembangan properti yang Anda impikan,” ujar Bill.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Rahasia Lembutnya Sate Lilit Bali
    Balita Harus Cukup Kebutuhan ASI dan MPASI
    5 Makanan yang Ampuh Mencegah Tulang Keropos


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jumlah dan Asal mikrobioma di Tubuh Manusia

    Tubuh manusia merupakan rumah bagi 100 triliun mikroba. Ada yang baik, ada yang buruk. Dari mana datangnya? Berapa total beratnya?