Kenali Ciri Wanita dalam Masa Subur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Karakter Hari Lahir atau wanita melihat kalender. shutterstock.com

    Ilustrasi Karakter Hari Lahir atau wanita melihat kalender. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Umumnya perubahan hormon terjadi pada wanita yang sedang dalam masa subur. Perubhan hormon ini berpengaruh terhadap perubahan senyawa kimia di otak dan berpengaruh pada tubuh hingga muncul perilaku unik pada mereka.

    "Perubahan hormon tersebut tidak hanya mempengaruhi organ reproduksi, tetapi seluruh tubuh. Sehingga hal ini akan membuat perubahan pada pikiran, perilaku bahkan penampilan," kata profesor kebidanan dan ginekologi dari Penn State Milton S. Hershey Medical Center, Carol Gnatuk.

    Ovulasi yaitu suatu kondisi sel telur dilepaskan dari ovariun ke tuba falopi yang kemudian dapat dibuahi sperma. Karena itu, ada beberapa perubahan yang dialami wanita kala masa subur, berikut diantaranya seperti dilansir laman Health:

    1. Wajah berubah merah
    Menjelang masa ovulasi wajah wanita sedikit lebih memerah seperti diungkap penelitian dalam jurnal PLoS One. Namun, peningkatkan rona kemerahan ini hanya sedikit sehingga tak bisa dilihat dengan mata telanjang. Menurut dokter Gnatuk hal ini bisa terjadi karena faktor perubahan hormon di dalam tubuh yang berpengaruh ke aliran tubuh.

    "Tingkat hormon estrogen yang lebih tinggi saat ovulasi menyebabkan pembuluh darah membesar. Ketika pembuluh darah melebar jadi lebih dekat dengan kulit sehingga lebih bercahaya," ungkap Gnatuk.

    2. Lebih bersemangat
    Pada masa subur libido wanita meningkat lalu secara tidak sadar wanita banyak berpikir mengenai seks. Bahkan dalam Journal of Consumer Research 2010 selama ovulasi wanita tidak sadar membeli atau memakai pakaian seksi. "Hormon estrogen dan testosteron yang tinggi selama masa subur dapat meningkatkan hasrat seks wanita," kata dokter Gnatuk.

    3. Menghindari laki-laki yang punya hubungan darah
    Ini merupakan dampak masa subur yang aneh, tapi menurut penelitian UCLA ini benar-benar terjadi. Berdasarkan penelitian tahun 2010 ini, wanita menghindari berbicara dengan ayah mereka selama masa subur.

    Para peneliti berspekulasi hal ini terkait secara historis cara wanita untuk menghindari saudara laki-laki untuk mengurangi kemungkingan berpasangan tertarik kepada lawan jenis yang notabene adalah saudara mereka sendiri.

    4. Tertarik dengan satu tipe pria
    Selain libido yang lebih tinggi, pada saat masa subur wantia lebih tertarik pada pria dengan tipe yang cenderung sama. Sebagian besar wanita menyukai pria maskulin terutama bila pasangan tidak memiliki wajah berbentuk persegi dengan rahang kuat.

    "Ketika di masa reproduksi, kita cenderung mencari seseorang dengan kesehatan yang baik," imbuh dokter Gnatuk. Hal ini mengacu pada pria yang maskulin mampu bereproduksi dan melindungi anak.

    5. Indera penciuman lebih kuat
    Saat masa subur wanita lebih mampu mendeteksi berbagai aroma termasuk hormon feromon laki-laki dibandingkan mereka yang memakai kontrasepsi menurut studi Jurnal Hormones and Behavior. Studi lain dari tahun yang sama menemukan wanita memiliki rasa penciuman yang lebih baik secara umum selama masa ovulasi.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Smoothie Pisang Oat yang Bikin Kenyang
    Minum Pakai Sedotan, Bikin Wajah Cepat Tua
    Cara Efektif agar Anak Menyukai Matematika


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).