10 Gejala Kanker yang Jarang Ditanggapi Serius

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sakit perut. TEMPO/Subekti

    Ilustrasi sakit perut. TEMPO/Subekti

    TEMPO.COJakarta - Banyak orang yang mengalami masalah kesehatan berlanjut-lanjut tapi cenderung membiarkannya dan malas berkonsultasi dengan dokter. Padahal bisa saja rongrongan kesehatan yang kita anggap enteng itu adalah gejala kanker.

    Es Sekolah, Es Nostalgia

    Berikut ini sepuluh masalah kesehatan yang bisa jadi merupakan gejala kanker sehingga bantuan dokter sangat dibutuhkan.

    1. Batuk terus-menerus
    Menderita batuk sekali-sekali bukan sesuatu yang perlu dicemaskan. Akan tetapi, bila batuk terus menerus, apalagi disertai darah, inilah yang harus diwaspadai karena bisa jadi gejala kanker paru-paru. Segera hubungi tenaga medis untuk melakukan pemindaian pada dada.

    2. Pencernaan bermasalah
    Sulit buang air besar, kadang ukuran kotoran lebih besar dari biasanya dan kadang jauh lebih kecil. Hati-hati, bukan tak mungkin itu gejala kanker usus. Kunjungi dokter dan lakukan colonoscopy.

    3. Gangguan di kandung kemih
    Air seni mengandung darah, jangan anggap enteng. Sebab, ini bisa menjadi indikasi adanya masalah pada kandung kemih atau mungkin juga kanker ginjal. Namun yang sering terjadi hanya infeksi saluran kencing. Untuk memastikan, lebih baik konsultasikan dengan dokter.

    4. Rasa nyeri berkepanjangan
    Kebanyakan rasa nyeri bukan menjadi pertanda kanker. Namun waspadai bila nyeri itu berkepanjangan. Contohnya, sakit kepala yang terus-menerus, bisa jadi itu pertanda kanker otak. Rasa sakit tanpa henti di dada, kemungkinan itu gejala kanker paru-paru, dan bila rasa sakitnya di perut, bukan tak mungkin itu indikasi kanker rahim.

    5. Tahi lalat membesar
    Tak semua tahi lalat itu penanda kanker atau melanoma. Namun, bila tumbuh satu tahi lalat baru dan ukurannya terus membesar, hubungi dermatolog karena bukan tak mungkin itu gejala kanker kulit.

    6. Sakit tak tersembuhkan
    Jangan anggap remeh sakit yang tak sembuh-sembuh dan terus berlangsung selama tiga minggu. Kita mungkin berpikir penyakit itu akan sembuh dengan sendirinya, padahal bisa saja itu gejala kanker.

    7. Perdarahan tiba-tiba
    Tiba-tiba saja vagina mengeluarkan darah, padahal belum waktunya menstruasi. Waspadalah, siapa tahu itu gejala kanker serviks. Bila perdarahan lewat anus, bisa jadi itu kanker usus. 

    8. Berat badan turun
    Banyak orang yang ingin menurunkan berat badan dan keinginan itu memang baik bila kita kelebihan berat badan. Namun, bila berat badan turun dengan drastis tanpa kita kehendaki, itu yang harus dikhawatirkan karena mungkin saja ada tumor di dalam tubuh.

    9. Benjolan tak jelas
    Jangan pandang sebelah mata pula bila kita melihat benjolan baru pada tubuh. Bisa jadi itu adalah kista atau kanker pada jaringan di bawah kulit. Benjolan pada payudara mengindikasikan kanker di bagian tubuh tersebut.

    10. Susah menelan
    Dua jenis kanker bisa bersembunyi di balik masalah ini, yakni leher dan saluran makanan. Orang biasanya menganggap masalah ini hanya sakit tenggorokan biasa dan mengganti makanan dengan yang lebih lembut tanpa berpikir mungkin saja ada masalah yang lebih serius.

    WOMEN'SHEALTH | PIPIT

    Artikel lain: 
    Etika Bersantap di Restoran, Apa Saja?
    Jangan Takut Makan Petai, Banyak Manfaatnya lho!
    Kandungan Garam Aluminium di Deodoran Picu Kanker Payudara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.