Es Sekolah, Saatnya Kembali ke Masa Kecil  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Es sekolah, ice cream dengan citarasa vanila yang dipadukan dengan tape ketan hitam dan pistachio ini adalah menu yang diadopsi dari jajanan khas semasa kecil. Rasa manis dan gurih menjadikan menu ice cream ini banyak disukai pengunjung, selain bisa berostalgia lewat rasa, es sekolah ini pas dinikmati pada siang hari yang terik saat bersantai. DWI /Tempo

    Es sekolah, ice cream dengan citarasa vanila yang dipadukan dengan tape ketan hitam dan pistachio ini adalah menu yang diadopsi dari jajanan khas semasa kecil. Rasa manis dan gurih menjadikan menu ice cream ini banyak disukai pengunjung, selain bisa berostalgia lewat rasa, es sekolah ini pas dinikmati pada siang hari yang terik saat bersantai. DWI /Tempo

    TEMPO.COBandung - Mari kita tarik memori ke zaman sekolah dulu. Saat itu, ada es krim rasa kelapa, cokelat, atau stroberi dengan tape ketan hitam di atasnya. Ketika itu, harganya Rp 500-1.000 per corong. Sekarang, jajanan seperti ini sudah jarang dijumpai di sekitar sekolah. Padahal sesekali boleh juga memanjakan lidah sembari mengingat kegembiraan di masa kecil saat menyantap es krim ini.

    Sindrom Fresh Garduate

    Supaya kerinduan akan kelezatan masa kecil itu tertebus, Anda bisa mencoba masuk ke salah satu kafe di Kota Bandung, Jawa Barat. Javana Bistro namanya. Kafe ini terletak di pusat belanja Paris van Java Mall.

    Sesuai dengan hidangan tempo dulu yang disajikan di daftar menu, suasana kafe Javana Bistro menunjang keinginan bernostalgia karena didesain dengan tema klasik. Nah, salah satu menu andalan kafe ini adalah Es Sekolah. “Kami menyajikan Es Sekolah agar para pengunjung bisa bernostalgia ke masa kecil,” kata Elis Natalia, Manajer Javana Bistro, Minggu, 25 September 2016. 

    Bedanya, sementara es di sekolah zaman dulu berhias topping dari tape, di kafe Javana Bistro, Es Sekolah bertudung pistachio yang renyah. Menurut Elis, penggemar Es Sekolah bukan hanya pengunjung lokal, tapi juga wisatawan mancanegara. “Biasanya Es Sekolah dijadikan hidangan penutup setelah makan ‘berat’,” ujarnya.

    Seorang pengunjung kafe Javana Bistro yang memesan Es Sekolah, Violina, mengatakan biasanya dia menyantap es nostalgia ini bersama teman-temannya sembari mengenang masa kecil. “Dulu saya selalu terburu-buru kalau makan es ini di sekolah karena cepat mencair,” ujarnya. Sebaliknya, Violina melanjutkan, Es Sekolah di kafe ini lebih padat sehingga tak lekas meleleh dan enak disantap saat cuaca panas.

    Lantaran cukup banyak pengunjung dari mancanegara, Elis mengatakan variasi menu pencuci mulut yang disajikan di kafe Javana Bistro juga ada yang berasal dari negara Barat, yakni Banana Nutty Monkey. Kudapan ini terdiri atas kulit crepes yang lembut, pisang ambon, selai cokelat kacang, caramel, dan whip cream. Seporsi Banana Nutty Monkey dibanderol Rp 49.500. Jika Anda tertarik mencicipi aneka menu di Javana Bistro, kafe ini buka pada pukul 11.00-23.00. 

    DWI RENNJANI

    Berita lainnya:
    Cara Membebaskan Anak dari 3 Macam Fobia
    Yang Terjadi di Dalam Tubuh Ketika Tidur Mendengkur
    Bersin, Tersebar 40 Ribu Partikel Flu Berkecepatan 250 Km/Jam


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.