Rabu, 19 Desember 2018

Perawatan Kecantikan untuk Generasi Y dan Z  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perempuan dengan berbagai makeup di hadapannya. shutterstock.com

    Ilustrasi perempuan dengan berbagai makeup di hadapannya. shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Generasi Y dan Z adalah mereka yang lahir di sekitar tahun 1981-1994 dan 1995-2010. Jika diambil usia pertengahan dari generasi Y dan generasi Z, sekarang mereka berumur antara 13-29 tahun. Buat generasi Z yang memasuki masa remaja dan generasi Y sebelum berumur 30 tahun, belum terlambat bagimu mengambil ancang-ancang membangun “fondasi” kecantikan untuk menghadapi tantangan di masa mendatang.

    Sindrom Fresh Garduate

    “Mekanisme perbaikan kulit mulai melambat di usia 20,” kata dokter kulit Harold Lancer seperti dikutip dari Huffington Post. “Apa yang kamu lakukan saat ini akan menentukan bagaimana penampilanmu nanti.”

    Usia tersebut adalah masa yang tepat untuk membangun kebiasaan baik dalam merawat wajah. Tentunya, Lancer menegaskan, dengan cara yang benar dan tidak berlebihan karena justru akan membuat wajah iritasi. Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan mereka yang berusia 13-29 tahun dalam urusan kecantikan? Berikut ini rinciannya.

    1. Ganti sabun pencuci wajah berjerawat
    “Ganti pembersih jerawat yang mengandung busa karena terlalu keras,” kata ahli kecantikan Caroline Hirons. Kecuali, kamu sedang menjalani saran dokter, atau pembersih jerawat itu adalah rekomendasi dari tenaga medis. Untuk mencegah jerawat, pilihlah pembersih wajah yang lembut, seperti susu pembersih. Jangan lupa mencuci wajah dua kali sehari dengan menggunakan cleansing oil. Bersihkan riasan wajah sebelum melakukan perawatan dan pergi tidur. 

    2. Mulai eksfoliasi tiga kali seminggu
    “Anda harus merangsang kulit untuk memperbaiki dirinya sendiri,” kata Lancer. Karena itu, gunakan scrub di malam hari, sehingga kulit punya waktu untuk memulihkan diri selama kamu terlelap.

    3. Ganti toner
    “Saya selalu merekomendasikan klien yang masih muda agar meninggalkan produk astringen dengan yang lebih menyeimbangkan kulit,” kata ahli kecantikan Joanna Vargas. Contoh yang dia sarankan adalah air mawar karena melembapkan dan cocok untuk semua jenis kulit.

    4. Mulai menggunakan krim mata
    “Kulit di sekitar mata sangat tipis dan lembut. Dan, dari sinilah tanda-tanda penuaan dimulai,” kata Vargas. Karena itu, mereka yang beranjak dewasa harus menggunakan krim mata yang melembapkan di siang dan malam hari. Krim mencegah munculnya garis halus di sekitar mata. Cara pemakaiannya, tepuk-tepuk krim dengan menggunakan jari untuk memastikannya meresap ke dalam kulit di sekitar mata.

    5. Pakai tabir surya
    “Perlindungan dari sinar matahari sangat membantu mencegah munculnya tanda-tanda penuaan,” kata Hirons. Gunakan tabir surya sampai SPF 30.

    6. Mengetahui manfaat asam glikolat
    Asam glikolat dikenal dengan sifat pelapisnya. Zat ini membantu regenerasi kulit, mengobati jerawat, dan komedo. “Selain itu, bermanfaat untuk mengecilkan pori-pori dan memperbaiki tekstur kulit secara keseluruhan,” kata Vargas. Asam glikolat adalah jenis alpha hydroxyl acid (AHA) yang sumber alaminya bisa didapat dari gula, susu, dan buah yang terasa asam.

    7. Ketahuilah manfaat antioksidan
    “Antioksidan adalah komponen gaya hidup yang sangat besar untuk perawatan kulit,” kata Lancer. Sebab, gaya hidupmu berubah di usia beranjak dewasa. Kamu mungkin lebih sering keluar rumah dan terpapar polusi, berada di lingkungan dengan asap rokok, atau mungkin kamu juga seorang perokok, dan mencoba minuman keras. 

    8. Mencoba facial oil
    Minyak adalah standar utama perawatan kulit, terutama sifat pelembap optimal. “Minyak yang tepat juga dapat membantu menghilangkan bekas jerawat dan jerawat itu sendiri,” kata Hirons.

    Khusus untuk mereka yang berusia 25-29 tahun, Lancer menambahkan, langkah perawatan wajah yang lebih serius.

    1. Rajin scrubbing
    Lakukan scrubbing tiga kali seminggu sebelum tidur. Pada malam hari, jangan lupa melakukan rutinitas membersihkan wajah secara ganda, yakni tabir surya, krim mata, minyak, dan pelembap yang mengandung antioksidan.

    2. Tingkatkan kadar serum
    “Pelembap untuk menghidrasi kulit, sedangkan serum mempertahankan kondisinya,” kata Hirons. Gunakan serum pada pagi dan malam hari untuk membantu mengeringkan jerawat hormonal dan melakukan pengelupasan ringan. 

    3. Ganti toner Anda
    Setelah meninggalkan toner jerawat berbasis alkohol, kini saatnya mengganti toner yang lebih serius. “Asam tonning sangat penting karena membantu mengelupas kulit dengan lembut dan ringan,” kata Hirons.

    4. Perbarui masker Anda
    Sekarang waktunya berinvestasi pada produk anti-penuaan. Menggunakan produk yang mengandung asam laktat juga dapat mencegah jerawat dan mengecilkan pori-pori.

    5. Gunakan krim malam
    Tidur adalah kebutuhan yang sangat penting untuk kulit. Berikan kulit Anda nutrisi sebelum tidur dengan face oil dan/atau krim malam, tergantung jenis kulit.

    NIA PRATIWI

    Berita lainnya:
    Make-up 10 Menit ala Kim Kardashian
    Jangan Bosan Ingatkan Anak Soal 4 Bagian Tubuh Terlarang
    Bersin, Tersebar 40 Ribu Partikel Flu Berkecepatan 250 Km/Jam


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Pemilih Tetap Tahap Kedua untuk Pilpres 2019

    Komisi Pemilihan Umum atau KPU akhirnya mengumumkan perbaikan Daftar Pemilih Tetap tahap kedua pada 15 Desember 2018 untuk Pilpres 2019.