Agar Tak Terpancing Emosi Saat Menghadapi Anak Nakal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang tua memarahi anak/anak menangis. Shutterstock.com

    Ilustrasi orang tua memarahi anak/anak menangis. Shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Anak melakukan kenakalan merupakan hal yang tak aneh. Namun, bagi orang tua, menghadapi kenakalan anak kadang menimbulkan emosi.

    Fase Kritis Selingkuh

    Tidak bisa dipungkiri, faktor lelah, stres, dan banyak pekerjaan membuat orang tua lebih mudah marah saat berhadapan dengan anak yang berulah. Padahal, setelah meluapkan kemarahan, umumnya orang tua menyesal.

    Tidak mudah memang menjaga emosi dan amarah saat menghadapi anak-anak. Berikut ini tip untuk menghadapi kenakalan anak seperti dilansir Familyshare.

    1. Stop mengandalkan pengasuh
    Umumnya, pengasuh membuat orang tua lebih rileks menghadapi anak. Namun, saat tidak ada pengasuh, orang tua mudah terpancing emosi karena panik. Karena itu, berhenti mengandalkan pengasuh. Coba tangani sendiri segala tingkah anak dan belajar lebih sabar.

    2. Berteman dengan anak
    Mungkin ini adalah solusi agar lebih mudah mengatur anak. Mereka bisa diajak kompromi dan mengerti keadaan orang tua. Anda tak perlu berteriak-teriak ketika anak sulit diatur.

    3. Bekerja sama dengan suami
    Libatkan suami Anda. Jangan membebani diri untuk mengasuh anak sendiri. Minta dia turun tangan ketika Anda tak sanggup menahan emosi untuk memarahi anak. Lebih baik Anda pergi dan minta suami menyelesaikannya.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Trik Memilih Ikan Salmon Terbaik
    Terbukti, Anak Kembar Lebih Panjang Umur
    Menikmati Aneka Racikan Teh di Kedai Teh Lewis & Carroll



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.